Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Feature

Belajar Koi dari Nol di Blitar, Budi Ebisu Kini Berbagi Ilmu lewat Media Sosial

Budiono atau Budi Ebisu mengawali ketertarikannya pada ikan koi dari hobi hingga menjadi konten kreator sejak 2021. Tinggal di Blitar yang dikenal sebagai sentra koi membuatnya banyak belajar dari breeder, media sosial, dan komunitas penghobi hingga meraih prestasi dalam kontes koi.

Konten kreator ikan koi asal Blitar
Konten Kreator Ikan Koi Asal Blitar, Budi Ebisu. (KBRB)

Poin Penting

  • Budiono mulai membuat konten ikan koi sejak 2021.

  • Koi milik Budi Ebisu pernah meraih gelar Super Mini Champion dalam kontes di Bali.

  • Salah satu ikan pemenang kemudian mati setelah mengikuti kontes.

Kabar Blitar – Ketertarikan Budiono terhadap ikan koi bermula dari hal sederhana, yakni hobi memelihara ikan hias, Senin (14/9/2026).

Saat pertama kali menyukai koi, ia bahkan belum memahami nama-nama maupun berbagai jenis ikan yang kini menjadi bagian dari kesehariannya.

Dari rasa penasaran tersebut, Budiono mulai mempelajari ikan koi secara lebih serius hingga menemukan dunia yang jauh lebih luas dibanding sekadar ikan hias dengan corak menarik.

“Untuk awal mula terjun ke dunia koi itu sebenarnya dari hobi ya. Saya suka ikan koi tapi enggak tahu nama-namanya. Nah, jadi akhirnya saya coba pelajarin tentang ikan koi, ternyata menarik sekali,” kata Budiono, Minggu (13/9/2026).

Semakin banyak dipelajari, semakin banyak pula hal yang membuatnya tertarik.

Menurut Budiono, dunia koi tidak hanya berbicara mengenai corak atau keindahan ikan ketika ditempatkan di kolam.

Ada banyak varian yang memiliki karakteristik berbeda, termasuk proses pengembangan dan berbagai pengetahuan lain yang membuatnya terus ingin belajar.

“Jadi, kalau kita bicara soal koi itu ternyata panjang banget, enggak cuma corak, enggak cuma ikan hias, tapi ternyata banyak sekali. Dari variannya aja udah banyak,” ujarnya.

Keputusan untuk mendalami koi membuat Budiono mencari berbagai sumber pengetahuan.

Beruntung, ia tinggal di Blitar yang dikenal memiliki banyak pembudidaya atau breeder koi.

Keberadaan para petani koi tersebut menjadi salah satu tempat bagi Budiono untuk belajar secara langsung mengenai ikan yang sebelumnya hanya ia kenal sebagai ikan hias.

“Kalau untuk belajar ikan koi sebenarnya karena kita tinggal di Blitar itu banyak para breeder atau para petani koi yang tinggal di Blitar,” katanya.

Hal tersebut menjadi faktor pendukung lantaran wilayah Blitar terkenal sebagai sentra ikan koi.

Selain bertukar pengetahuan dengan pembudidaya, Budiono memanfaatkan perkembangan media sosial sebagai sumber belajar.

Menurutnya, semakin banyak informasi mengenai koi yang dibagikan melalui media sosial sehingga penghobi dapat mempelajari berbagai hal tanpa harus selalu datang langsung kepada pembudidaya.

“Yang kedua kita juga pelajarin dari media-media sosial juga, karena memang sekarang udah mulai informasi itu dirangkum di media sosial, jadi kita bisa belajar banyak dari situ,” lanjutnya.

Proses belajar tersebut kemudian membawa Budiono pada aktivitas lain, yakni membuat konten tentang ikan koi.

Ia mulai membuat konten koi sejak 2021.

Awalnya, konten tersebut dibuat karena ia ingin memperdalam pengetahuan sekaligus membagikan informasi yang diperolehnya kepada penghobi lainnya.

Namun, aktivitas tersebut ternyata juga menjadi cara bagi Budiono untuk mendapatkan pengetahuan baru.

“Konten ikan koi, kalau untuk konten ikan koi dari 2021. Nah, itu awalnya ya itu tadi dari hobi terus saya pengin dalami terus juga saya enggak mau hanya saya aja yang mungkin belajar atau mungkin berbagi informasi,” jelas pria yang akrab disapa Budi Ebisu tersebut.

Setelah informasi dibagikan melalui konten, Budiono mendapatkan respons dari para pengikut maupun sesama penghobi koi.

Respons tersebut tidak hanya berupa komentar, tetapi juga pengalaman dan pengetahuan baru yang kemudian dapat ia pelajari kembali.

“Akhirnya saya bikin konten tentang ikan koi agar saya juga dapat informasi dari teman-teman setelah saya sebar semisal informasi nanti ada feedback-nya dari teman-teman,” katanya.

Dari pola tersebut, proses belajar Budiono berjalan dua arah.

Ia tidak hanya membagikan informasi kepada orang lain, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru dari komunitas penghobi koi.

Pengetahuan Koi Berbuah Prestasi

Perjalanan Budi Ebisu di dunia koi juga tidak berhenti pada aktivitas membuat konten.

Beberapa ikan yang dimilikinya bahkan pernah mengikuti kontes dan meraih penghargaan.

Salah satu koi favoritnya adalah jenis Hi Utsuri yang disebutnya merupakan peranakan dari Sowa.

Ikan tersebut berhasil meraih gelar Super Mini Champion dalam sebuah kontes koi di Bali.

Selain itu, koi miliknya juga pernah meraih penghargaan Best in Size dalam kontes.

Namun, pengalaman tersebut juga menyisakan cerita kurang menyenangkan karena ikan yang meraih penghargaan tersebut kemudian mengalami kelelahan dan mati.

"Kontes yang kedua itu mendapatkan best in size di Showa, cuma setelah itu mungkin ikannya kelelahan dan akhirnya mati," ucapnya.

Bagi Budi Ebisu, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang menekuni koi.

Meskipun demikian, dirinya tidak menyerah.

Hingga saat ini, Budi Ebisu masih merawat sejumlah ikan koi dan tetap aktif dalam menghasilkan konten seputar ikan asal Jepang itu.

#Budi Ebisu #Ikan Koi Blitar

Komentar 0

Baca Juga