Berburu Es Pleret di Blitar, Minuman Legendaris Tapi Cuma Rp6 Ribuan
Es Pleret Blitar menjadi minuman tradisional legendaris seharga Rp6 ribuan dengan perpaduan pleret, dawet, santan, dan gula merah yang tetap digemari wisatawan.
Poin Penting
- Es Pleret merupakan minuman tradisional khas Kota Blitar yang dijual sekitar Rp6 ribu per porsi dan masih menjadi favorit masyarakat maupun wisatawan.
- Ciri khas Es Pleret terletak pada bulatan tepung beras yang dibentuk secara tradisional, disajikan bersama dawet, kuah santan, gula merah cair, dan es batu.
- Meski tren minuman kekinian terus berkembang, Es Pleret tetap bertahan berkat cita rasa autentik, harga terjangkau, serta nilai budaya sebagai warisan kuliner khas Blitar.
KBRB – Di tengah maraknya minuman modern yang terus bermunculan, Es Pleret masih bertahan sebagai salah satu kuliner legendaris khas Kota Blitar yang tak pernah kehilangan penggemar.
Minuman tradisional ini menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan menyegarkan dengan harga yang tetap ramah di kantong.
Bagi wisatawan yang datang ke Kota Blitar, Es Pleret menjadi salah satu sajian khas yang wajib dicoba.
Cukup mengeluarkan sekitar Rp6 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati semangkuk minuman tradisional yang telah menjadi favorit masyarakat dari generasi ke generasi.
Keunikan Es Pleret tidak hanya terletak pada cita rasanya, tetapi juga proses pembuatannya yang hingga kini masih mempertahankan cara tradisional.
Nama "pleret" sendiri berasal dari proses membentuk adonan tepung beras menjadi bulatan-bulatan kecil dengan cara didorong atau "dipleret", kemudian direbus hingga matang.
Bulatan tepung beras tersebut menjadi ciri khas utama Es Pleret.
Teksturnya kenyal namun lembut, memberikan sensasi berbeda saat dikunyah.
Dalam satu mangkuk, pleret disajikan bersama dawet, kuah santan, siraman gula merah cair, serta es batu yang membuat minuman ini semakin nikmat disantap saat cuaca terik.
Perpaduan manisnya gula merah dan gurih santan menciptakan rasa yang seimbang.
Gula merah terasa dominan tanpa berlebihan, sementara santan menghadirkan cita rasa gurih yang membuat setiap suapan semakin menggugah selera.
Selain menyegarkan, Es Pleret juga cukup mengenyangkan berkat bulatan tepung beras yang menjadi isi utamanya.
Tak heran jika minuman ini kerap dipilih sebagai pelepas dahaga sekaligus camilan ringan di siang hari.
Dengan harga sekitar Rp6 ribu per porsi, Es Pleret menjadi salah satu kuliner tradisional yang tetap terjangkau bagi berbagai kalangan.
Nilai tersebut membuatnya mampu bersaing dengan beragam minuman kekinian yang kini banyak dijual.
Meski tren kuliner terus berubah, Es Pleret tetap memiliki tempat di hati masyarakat maupun wisatawan.
Banyak pengunjung sengaja mencarinya untuk melengkapi pengalaman wisata kuliner saat berada di Kota Blitar.
Keberadaan Es Pleret menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih mampu bertahan di tengah gempuran minuman modern.
Cita rasa autentik yang dipadukan dengan proses pembuatan yang tetap mempertahankan tradisi menjadi daya tarik tersendiri yang sulit tergantikan.
Bagi pencinta jajanan tradisional, semangkuk Es Pleret bukan sekadar minuman pelepas dahaga, tetapi juga cara menikmati warisan kuliner khas Blitar yang tetap lestari hingga sekarang.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.