Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Pendidikan

Kunjungan Perpustakaan Kabupaten Blitar Tembus 97 Ribu Pengunjung

Jumlah kunjungan Perpustakaan Kabupaten Blitar tahun 2025 tembus lebih dari 97 ribu pengunjung.

Kunjungan Perpustakaan Kabupaten Blitar Tembus 97 Ribu Pengunjung
Salah satu kunjungan Perpustakaan Kabupaten Blitar

Poin Penting

  • Kunjungan Perpustakaan Kabupaten Blitar 2025 capai 97 ribu pengunjung.
  • Lonjakan terjadi bulan Oktober dengan 18,5 ribu pengunjung.
  • Animo disinyalir selaras dengan aktivitas belajar siswa menjelang akhir semester.

Kabar Blitar – Kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Kabupaten Blitar sepanjang tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Blitar mencatat, jumlah kunjungan selama satu tahun mencapai 97.263 orang, dengan tren yang terus bergerak naik terutama pada paruh kedua tahun.

Berdasarkan rekapitulasi data Dispusip, peningkatan paling mencolok terjadi pada semester kedua 2025. Bulan Oktober menjadi periode dengan angka kunjungan tertinggi, yakni mencapai 18.509 orang. 

Lonjakan tersebut kemudian disusul pada November dengan jumlah pengunjung sebanyak 12.509 orang. 

Sementara itu, pada awal tahun, kunjungan masih relatif rendah dan meningkat secara bertahap seiring berjalannya waktu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar, Jumali, mengatakan peningkatan jumlah kunjungan tidak terlepas dari berbagai upaya perbaikan layanan yang dilakukan pihaknya. 

Menurutnya, fungsi perpustakaan saat ini telah berkembang, tidak lagi sebatas tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang belajar dan aktivitas literasi bagi masyarakat luas.

“Perpustakaan sekarang menjadi ruang belajar bersama, tempat anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum bisa mengakses informasi dan meningkatkan literasi. Ini yang membuat kunjungan terus meningkat,” kata Jumali.

Ia menjelaskan, komposisi pengunjung masih didominasi oleh anak-anak dan pelajar. Kondisi ini mencerminkan bahwa perpustakaan tetap memegang peran penting dalam mendukung proses pendidikan, baik di jalur formal maupun nonformal. 

Selain layanan membaca, berbagai program pendukung seperti pojok baca anak, layanan literasi sekolah, serta kunjungan edukatif turut menjadi faktor pendorong tingginya angka kunjungan.

Jumali menambahkan, lonjakan pengunjung pada Oktober dan November juga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas belajar siswa menjelang akhir semester. 

Pada periode tersebut, kebutuhan akan bahan bacaan dan referensi cenderung meningkat, sehingga perpustakaan menjadi salah satu tujuan utama masyarakat. 

“Biasanya di akhir tahun banyak kegiatan sekolah dan kebutuhan referensi meningkat, sehingga perpustakaan menjadi salah satu tujuan utama,” ujarnya.

Meski capaian kunjungan dinilai cukup tinggi, Dispusip Kabupaten Blitar tidak lantas berpuas diri. Data tersebut justru dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan. 

Jumali menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pembenahan, mulai dari pengayaan koleksi, peningkatan kenyamanan ruang baca, hingga pengembangan inovasi layanan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Angka kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Harapannya, perpustakaan tetap relevan dan semakin diminati sebagai pusat literasi masyarakat,” pungkasnya.

#Kunjungan Perpustakaan #Perpustakaan Kabupaten Blitar

Komentar 0

Baca Juga