Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Feature

Lapas Kelas IIB Blitar Pasarkan Produk Warga Binaan di CFD

Ragam produk unggulan buah karya warga binaan Lapas Kelas IIB Blitar dipasarkan di CFD Kota Blitar.

Lapas Kelas IIB Blitar Pasarkan Produk Warga Binaan di CFD
Lapak produk karya warga binaan Lapas Kelas IIB Blitar di CFD.

Poin Penting

  • Ragam produk karya warga binaan Lapas Kelas IIB Blitar dipasarkan.
  • Sejumlah produk hadir di CFD Kota Blitar.
  • Produk dinilai berkualitas dan rama di kantong.

Kabar Blitar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar turun langsung memasarkan berbagai produk hasil pembinaan Warga Binaan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Blitar, Selasa (3/2/2026). 

Beragam produk unggulan yang ditampilkan, mulai dari hasil pertanian hingga kerajinan tangan, menarik perhatian pengunjung dan berhasil terjual dengan respons positif dari masyarakat.

Tingginya minat pengunjung CFD terhadap produk tersebut menjadi cerminan keberhasilan program pembinaan yang dijalankan Lapas Blitar. 

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa hasil karya Warga Binaan memiliki kualitas serta daya saing yang mampu diterima pasar.

Kegiatan pemasaran langsung di ruang publik ini selaras dengan salah satu poin dalam 15 Program Aksi, yakni mendorong pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi serta jejaring pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Melalui skema ini, Lapas Blitar berupaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk hasil pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk menjajakan sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat. 

Kehadiran pimpinan Lapas di tengah kegiatan CFD menjadi bentuk komitmen nyata jajaran Lapas Blitar dalam memastikan program pembinaan tidak berhenti pada proses pelatihan, tetapi juga menghasilkan output yang bernilai ekonomi.

Romi Novitrion menyampaikan bahwa pemasaran produk Warga Binaan di ruang publik merupakan bagian dari strategi pembinaan yang berorientasi pada reintegrasi sosial. 

Menurutnya, langkah ini penting untuk membangun kepercayaan diri Warga Binaan sekaligus mengikis stigma negatif yang selama ini masih melekat di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkarya, produktif, dan menghasilkan produk berkualitas. Ini bagian dari proses pembinaan agar mereka siap kembali dan berdaya di tengah masyarakat,” ujar Romi, Minggu (1/2/2026).

Sementara itu, salah satu pengunjung CFD, Aulia (19), mengaku terkesan dengan produk-produk yang ditawarkan. Ia menilai kualitas hasil karya Warga Binaan tidak kalah dengan produk UMKM pada umumnya.

“Produknya bagus dan harganya terjangkau. Saya tidak menyangka ini hasil karya Warga Binaan. Ini membuka pengetahuan kita kalau di dalam Lapas ternyata ada kegiatan yang produktif dan sangat positif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Blitar berharap masyarakat semakin terbuka dan mendukung proses pembinaan Warga Binaan, sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi bagi mereka setelah kembali ke tengah masyarakat.

#CFD Kota Blitar #Lapas Kelas IIB Blitar

Komentar 0

Baca Juga