Pemkab Blitar Dukung Penjualan Telur Tanpa Tengkulak, ASN Diajak Belanja Langsung dari Peternak
Pemkab Blitar mendukung penjualan telur langsung tanpa tengkulak. Bupati Rijanto mengajak ASN membeli telur dari peternak rakyat untuk membantu meningkatkan harga jual di tengah anjloknya harga telur.
Poin Penting
- Pemkab Blitar mendukung penjualan telur langsung oleh peternak tanpa melalui tengkulak sebagai upaya meningkatkan harga jual di tingkat produsen.
- Bupati Blitar Rijanto mengajak seluruh ASN membeli telur langsung dari peternak rakyat untuk membantu menyerap hasil produksi dan menjaga keberlangsungan usaha.
- Penjualan telur seharga Rp20.000 per kilogram mendapat antusiasme masyarakat dan diharapkan menjadi solusi sementara di tengah rendahnya harga telur serta tingginya biaya pakan ternak.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu peternak memperoleh harga jual yang lebih baik di tengah anjloknya harga telur di tingkat produsen.
Dukungan itu ditunjukkan Bupati Blitar Rijanto bersama Wakil Bupati Beky Herdihansah dengan menghadiri penjualan langsung telur yang digelar para peternak yang tergabung dalam Koperasi Peternak Blitar.
Aksi tersebut menjadi respons atas kondisi usaha peternak yang tengah menghadapi tekanan. Harga telur di tingkat peternak mengalami penurunan, sementara biaya produksi, terutama harga pakan ternak, masih relatif tinggi.
Melalui penjualan langsung dari peternak kepada konsumen, rantai distribusi dipangkas sehingga harga yang diterima peternak dinilai lebih layak.
Dalam kegiatan tersebut, telur dijual dengan harga Rp20.000 per kilogram. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi untuk membeli telur langsung dari peternak.
Bupati Blitar Rijanto mengapresiasi inisiatif para peternak yang berupaya mencari solusi agar usaha mereka tetap berjalan di tengah kondisi pasar yang belum stabil.
“Kami mendukung penuh upaya para peternak rakyat. Dengan penjualan langsung seperti ini, masyarakat dapat membeli telur dengan harga terjangkau, sementara peternak memperoleh hasil yang lebih baik karena distribusi menjadi lebih singkat,” ujarnya.
Menurut Rijanto, pola pemasaran langsung tidak hanya menguntungkan peternak, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat karena memperoleh harga yang lebih terjangkau dibandingkan melalui jalur distribusi yang lebih panjang.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Rijanto mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk membeli telur langsung dari peternak rakyat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan penyerapan hasil produksi sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternak lokal.
Ia berharap kondisi harga telur segera kembali stabil sehingga peternak dapat menjalankan usahanya dengan lebih baik. Pemkab Blitar, lanjutnya, akan terus memberikan perhatian terhadap sektor peternakan yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.