Usia Produktif Dominasi Tenaga Kerja di Blitar
Data dari BPS menunjukkan bahwa usia produktif menjadi golongan paling dominan dalam tenaga kerja di Blitar.
Poin Penting
- Kelompok usia produktif mendominasi tenaga kerja di Blitar.
- Usia produktif sekitar 65,84 persen dari total penduduk bekerja.
- Usia produktif di Kabupaten Blitar capai angka 75,82 persen.
Kabar Blitar – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar mencatat bahwa mayoritas penduduk usia kerja yang terserap dalam lapangan pekerjaan berada pada rentang usia produktif 25 hingga 54 tahun.
Data tersebut tercantum dalam rilis hasil Survei Ketenagakerjaan Nasional (Sakernas) Agustus 2024.
Kelompok usia produktif tersebut mendominasi hampir seluruh sektor tenagakerja utama di Kota Blitar.
Mulai dari sektor pertanian, industri manufaktur, hingga jasa, kelompok usia 25–54 tahun mencakup sekitar 65,84 persen dari total penduduk bekerja.
Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito, mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan rutin yang dilakukan melalui Sakernas.
Menurutnya, dominasi usia produktif mencerminkan struktur tenaga kerja yang relatif stabil di berbagai sektor ekonomi.
Sementara itu, kelompok usia muda 15–24 tahun tercatat memiliki proporsi yang lebih kecil dalam struktur ketenagakerjaan.
Di sisi lain, penduduk usia 55 tahun ke atas masih menunjukkan kontribusi yang cukup signifikan, khususnya di sektor pertanian.
“Kelompok usia 55 tahun ke atas masih cukup signifikan, terutama di sektor pertanian dengan porsi mencapai 27,16 persen,” jelas Hanung.
Di tingkat kabupaten, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Blitar menunjukkan perkembangan yang cukup positif.
BPS Kabupaten Blitar mencatat tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data Sakernas Agustus 2025, TPAK di Kabupaten Blitar tercatat mencapai 75,82 persen.
Angka tersebut menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi, baik sebagai pekerja maupun pencari kerja.
Selain itu, struktur penduduk bekerja di Kabupaten Blitar masih didominasi oleh kelompok buruh, karyawan, dan pegawai. Proporsi kelompok ini tercatat sebesar 28,54 persen dari total penduduk bekerja.
Sementara itu, proporsi terkecil berasal dari penduduk yang berusaha dengan dibantu buruh tetap dan dibayar, yakni sebesar 3,49 persen.
Data ini menunjukkan bahwa sektor formal dengan status buruh dan karyawan masih menjadi tulang punggung ketenagakerjaan di Kabupaten Blitar.
BPS menilai, data ketenagakerjaan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan dan pengembangan ekonomi yang lebih tepat sasaran ke depan.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.