59 PMI Asal Blitar Berangkat Awal 2026, Mayoritas Kerja Sektor Informal di Hongkong dan Taiwan
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar mencatat 59 warga menjadi PMI awal 2026, dengan tujuan favorit Hong Kong dan Taiwan.
Poin Penting
- Sebanyak 59 warga Blitar jadi PMI periode Januari–Maret 2026.
- Hong Kong dan Taiwan masih jadi tujuan utama pekerja migran.
- Mayoritas PMI bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto, mengungkapkan sebanyak 59 warga telah berangkat ke luar negeri selama tiga bulan terakhir.
“Mayoritas memilih sektor informal, terutama sebagai asisten rumah tangga,” jelasnya, Minggu (12/4/2026).
Negara tujuan yang paling diminati masih didominasi Hong Kong dan Taiwan. Kedua wilayah tersebut dinilai menawarkan peluang kerja yang lebih terbuka dengan penghasilan yang relatif lebih tinggi dibanding sektor formal di dalam negeri.
Menurutnya, keputusan bekerja ke luar negeri tidak lepas dari berbagai faktor. Mulai dari kondisi ekonomi, keterbatasan lapangan kerja, hingga latar belakang pendidikan.
Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh PMI telah melalui prosedur resmi dan mendapatkan perlindungan sesuai aturan. “Mulai dari kontrak kerja, asuransi, sampai jalur pengaduan sudah disiapkan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terus dilakukan untuk memastikan kesiapan calon pekerja migran.
“Selain itu, koordinasi dengan BP2MI terus dilakukan guna memastikan calon pekerja mendapat pembekalan sebelum keberangkatan,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.