Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Damkar Blitar Catat 29 Kasus Kebakaran dalam Sebulan, Kebiasaan Bakar Sampah Jadi Momok

Kasus kebakaran di Kabupaten Blitar meningkat menjadi 29 kejadian pada September 2026, naik dari 21 kejadian pada Agustus.

Kebakaran di Blitar
Kasus kebakaran di Kabupaten Blitar.

Poin Penting

  • Damkar mencatat 29 kejadian kebakaran pada September.

  • Kebakaran yang ditangani petugas meliputi lahan hingga bangunan.

  • Pembakaran sampah menjadi penyebab paling wahid.

Kabar Blitar – Kasus kebakaran di Kabupaten Blitar meningkat menjadi 29 kejadian pada September 2026.

Angka tersebut mengalami kenaikan dari 21 kejadian pada Agustus dan 20 kejadian pada Juli.

Data Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar mencatat, kenaikan kasus mulai terlihat sejak Juni dengan 10 kejadian, setelah pada Mei tercatat empat kejadian.

"Dari data yang kami catat, jumlah kejadian menunjukkan adanya tren peningkatan,” ujarnya Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo.

Teddy mengatakan peningkatan tersebut menjadi perhatian petugas, terutama di tengah cuaca panas yang berisiko memicu kebakaran.

“Kasus kebakaran di Kabupaten Blitar menjadi atensi serius, terutama di tengah musim kemarau dan cuaca panas ekstrem seperti sekarang," ungkapnya.

Sepanjang Januari 2026, Damkar Kabupaten Blitar mencatat lima kejadian kebakaran, kemudian turun menjadi tiga kejadian pada Februari dan meningkat menjadi tujuh kejadian pada Maret.

Pada April, jumlah kejadian tercatat enam kasus sebelum kembali turun menjadi empat kasus pada Mei.

Jumlah kebakaran kemudian meningkat menjadi 10 kejadian pada Juni, 20 kejadian pada Juli, 21 kejadian pada Agustus, hingga mencapai 29 kejadian pada September.

Sebagian kejadian melibatkan kebakaran lahan, tetapi petugas juga menangani kebakaran bangunan, kandang ternak, toko bangunan, gudang triplek, hingga pabrik.

Teddy mengatakan, salah satu pemicu kebakaran lahan yang perlu diwaspadai adalah kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan.

Api yang ditinggalkan sebelum benar-benar padam dapat merambat ke material kering di sekitarnya, terutama ketika cuaca panas.

“Pastikan tidak ada bara api yang tersisa karena bisa memicu kebakaran, apalagi ketika kondisi cuaca panas,” tegas Teddy.

Selain itu, masyarakat diminta memeriksa instalasi listrik di rumah untuk mengantisipasi kebakaran bangunan yang diduga dipicu korsleting.

Warga juga diimbau segera memperbaiki instalasi listrik yang rusak atau tidak layak digunakan guna mengurangi risiko hubungan arus pendek.

"Masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menggunakan api dan memastikan kondisi lingkungan aman, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan," tutupnya.

#Kebakaran di Blitar #Pemkab Blitar

Komentar 0

Baca Juga