BIAS 2026 Segera Digelar, Dinkes Kota Blitar Pastikan Imunisasi Rutin untuk Siswa SD
Program imunisasi anak sekolah di Kota Blitar akan kembali dilaksanakan setelah tahun ajaran baru dimulai. Program BIAS 2026 di Kota Blitar akan menyasar siswa kelas 1, 2, dan 5 SD dengan imunisasi MR, DT, Td, serta HPV untuk menjaga kekebalan tubuh dan mencegah penyakit menular sejak usia sekolah.
Poin Penting
- Dinkes Kota Blitar akan menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) setelah tahun ajaran baru dengan sasaran siswa kelas 1, 2, dan 5 SD.
- Imunisasi yang diberikan meliputi MR, DT, Td, dan HPV sesuai jenjang kelas melalui layanan jemput bola di sekolah.
- Pelaksanaan BIAS merupakan program rutin nasional yang terintegrasi dengan UKS dan penjaringan kesehatan, bukan karena adanya kasus penyakit tertentu di Kota Blitar.
Program tahunan tersebut akan digelar bersamaan dengan kegiatan penjaringan kesehatan peserta didik dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dissie Laksmonowati Arlini, mengatakan petugas kesehatan akan mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan layanan imunisasi sesuai jadwal yang telah disusun.
“Biasanya terintegrasi dengan usaha kesehatan sekolah dan kegiatan penjaringan anak sekolah. Jadi nanti tenaga kesehatan jemput bola ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Menurut Dissie, BIAS merupakan program nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya menjaga kekebalan tubuh anak usia sekolah terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Dalam pelaksanaannya, siswa kelas 1 SD akan menerima imunisasi campak-rubela (MR) dan difteri tetanus (DT).
Sementara siswa kelas 2 mendapatkan imunisasi tetanus difteri (Td), sedangkan siswa kelas 5 akan memperoleh imunisasi Td serta Human Papillomavirus (HPV).
“Anak sekolah yang menjadi sasaran adalah kelas 1, kelas 2, dan kelas 5. Itu sudah ada jadwal dan jenis imunisasinya masing-masing,” jelasnya.
Dissie menegaskan, pelaksanaan BIAS tahun ini bukan dipicu munculnya kasus penyakit tertentu di Kota Blitar.
Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pemerintah yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah sebagai langkah pencegahan penyakit menular.
“Ini bukan karena ada kasus tertentu. Program imunisasi anak sekolah memang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun,” tegasnya.
Ia berharap seluruh sekolah dan para orang tua memberikan dukungan agar seluruh siswa yang menjadi sasaran dapat mengikuti imunisasi sesuai jadwal.
Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi diharapkan dapat ditekan sejak dini.
“Harapannya semua anak yang menjadi sasaran bisa mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sehingga perlindungan kesehatannya tetap terjaga,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.