Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Pendidikan

Bus Sekolah Blitar Overload, Dishub Mengorek Anggaran Untuk Tambah Armada

Dishub Kabupaten Blitar siapkan tambahan 3 armada bus sekolah akhir 2026 usai temukan bus berkapasitas 33 penumpang harus angkut hingga 90 siswa.

Bus sekolah Blitar
Bus sekolah milik Kabupaten Blitar. (KBRB)

Poin Penting

  • Dishub Kabupaten Blitar siapkan tambahan 3 armada bus pelajar (2 medium, 1 mikro) pada Oktober-Desember 2026 usai temuan overload penumpang.

  • Bus medium berkapasitas 33 penumpang ditemukan mengangkut hingga sekitar 90 siswa di jalur Wlingi-Talun-Kanigoro, dinilai berisiko dari sisi keselamatan.

  • Pemkab Blitar siapkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk pengadaan armada, bagian dari program prioritas Bupati di bidang transportasi pelajar.

Kabar Blitar – Tingginya animo pelajar menggunakan layanan bus sekolah di Kabupaten Blitar membuat sejumlah rute mengalami kelebihan penumpang.

Kondisi tersebut bahkan membuat satu bus medium yang berkapasitas maksimal 33 penumpang harus mengangkut hingga sekitar 90 siswa.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar berencana menambah tiga armada bus sekolah pada akhir 2026 untuk mengantisipasi kondisi tersebut sekaligus meningkatkan aspek keselamatan perjalanan siswa.

Kepala Dishub Kabupaten Blitar, Puguh Imam Santoso, mengatakan penambahan armada dilakukan setelah pihaknya melihat tingginya okupansi pada layanan angkutan pelajar yang saat ini telah beroperasi.

"Kemarin, setelah diadakan proses lelang pengadaan sewa angkutan pelajar, masih ada sisa anggaran. Kami melihat okupansi angkutan pelajar tinggi, setelah kami hitung lagi, Insyaallah di Oktober, November, Desember 2026 ini, kami bisa menambah tiga armada angkutan pelajar," kata Puguh, Jumat (4/9/2026).

Tiga armada tambahan untuk bus sekolah tersebut terdiri atas dua bus medium dan satu bus mikro.

Penambahan itu akan melengkapi 12 armada bus sekolah yang saat ini sudah beroperasi di Kabupaten Blitar.

Kebutuhan tambahan armada, menurut Puguh, salah satunya terlihat pada jalur Wlingi-Talun-Kanigoro.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan ikut menaiki bus sekolah di jalur tersebut, jumlah penumpang yang terangkut jauh melampaui kapasitas kendaraan.

Bus medium yang seharusnya hanya menampung maksimal 33 penumpang tercatat membawa sekitar 90 pelajar.

Kondisi tersebut dinilai berisiko dari sisi keselamatan sehingga perlu segera diantisipasi dengan penambahan armada.

"Dengan kondisi itu, artinya secara safety kurang. Mungkin [armada tambahan] nantinya untuk mendukung di wilayah itu," ujarnya.

Dishub kini juga tengah memetakan trayek serta kebutuhan armada di masing-masing wilayah.

Penambahan kendaraan tidak semata-mata diarahkan untuk membuka jalur baru, tetapi disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kepadatan penumpang pada layanan yang sudah berjalan.

Puguh mengatakan pihaknya berharap penambahan armada tidak berhenti pada 2026.

Dishub tengah menyusun kebutuhan angkutan pelajar secara lebih menyeluruh sebagai dasar pengembangan layanan pada tahun berikutnya.

"Mudah-mudahan ini nanti berlanjut di 2027, itu yang kami harapkan. Sekarang, kami sedang menyusun trayek termasuk berapa kebutuhan sebenarnya untuk angkutan pelajar di Kabupaten Blitar," ujarnya.

Untuk pengadaan tiga armada tersebut, Pemkab Blitar menyiapkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar.

Anggaran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas Bupati Blitar di bidang transportasi pelajar.

"Jadi, di Dishub ada dua program prioritas Bupati, yakni angkutan pelajar dan PJU (penerangan jalan umum). Insyaallah tahun ini kami support di angkutan pelajar. Untuk PJU kami realisasikan di 2027," pungkasnya.

#Angkutan Pelajar Blitar #Bus Sekolah Blitar #Dishub Kabupaten Blitar

Komentar 0

Baca Juga