Capaian Investasi Kota Blitar Baru 58,8 Persen, Target Rp400 Miliar Masih Dikejar
Realisasi investasi Kota Blitar mencapai Rp235,2 miliar sepanjang Januari-Juli 2026 atau 58,8 persen dari target Rp400 miliar.
Poin Penting
Kota Blitar mencatat realisasi investasi Rp235,2 miliar hingga Juli 2026.
Target capaian investasi Kota Blitar hingga akhir tahun sebesar Rp400 miliar.
Tiga sektor utama penyumbang investasi meliputi industri, perdagangan, serta akomodasi.
Kabar Blitar – Realisasi investasi di Kota Blitar sepanjang Januari hingga Juli 2026 telah mencapai Rp235,2 miliar atau sekitar 58,8 persen dari target Rp400 miliar yang ditetapkan hingga akhir tahun.
Capaian tersebut menunjukkan geliat investasi di Kota Blitar terus tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencatat realisasi sekitar Rp175 miliar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Paring Genturutomo mengatakan, peningkatan realisasi investasi tersebut menunjukkan semakin baiknya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Blitar.
“Kalau dibandingkan tahun lalu di periode yang sama, ada kenaikan yang cukup signifikan. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Blitar semakin membaik,” ujar Paring.
Dengan capaian 58,8 persen hingga Juli, Pemkot Blitar masih membutuhkan tambahan investasi sekitar Rp164,8 miliar untuk mencapai target Rp400 miliar pada akhir 2026.
Paring optimistis target tersebut dapat dicapai mengingat masih terdapat beberapa bulan untuk menggenjot realisasi investasi.
Tiga sektor yang menjadi penyumbang utama investasi di Kota Blitar meliputi industri, perdagangan, serta penyediaan akomodasi dan makanan minuman.
Untuk mengejar sisa target, DPMPTSP Kota Blitar terus melakukan sejumlah langkah, mulai dari penyederhanaan proses perizinan hingga promosi potensi investasi daerah kepada calon investor.
“Target kami sampai akhir tahun bisa tembus Rp 400 miliar. Makanya kami terus mempermudah proses perizinan dan aktif mempromosikan potensi investasi di Kota Blitar,” katanya.
Menurut Paring, pertumbuhan investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai penanaman modal, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Investasi yang masuk ditargetkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata.
“Harapannya investasi ini terus tumbuh, supaya bisa membuka lapangan kerja baru dan ikut menggerakkan UMKM serta sektor pariwisata,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.