Dahului Truk Gandeng, Blind Van Santap Pagar Rumah di Selorejo Blitar
Blind Van Grandmax tabrak pagar rumah warga di Selorejo, Blitar, usai bersenggolan dengan truk gandeng saat mendahului, Selasa (14/7/2026).
Poin Penting
- Kecelakaan terjadi di Jalan Nasional Desa Selorejo, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.20 WIB.
- Blind Van menabrak pagar rumah warga usai bersenggolan dengan truk gandeng saat mendahului; tidak ada korban jiwa/luka.
- Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta; polisi duga penyebab kelalaian pengemudi saat manuver mendahului.
Sebuah mobil Blind Van Grandmax menabrak pagar rumah warga usai bersenggolan dengan truk gandeng saat mencoba mendahului kendaraan di depannya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Namun, kecelakaan mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan informasi dari Satlantas Polres Blitar, kecelakaan bermula saat Blind Van Grandmax yang dikemudikan I.R. (25), warga Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, melaju dari arah Malang menuju Blitar.
Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi berusaha mendahului sebuah truk gandeng Nissan yang dikemudikan S. (44), warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Saat proses mendahului berlangsung, kedua kendaraan mengalami benturan.
Akibatnya, Blind Van Grandmax kehilangan kendali hingga keluar jalur dan menabrak pagar rumah warga yang berada di sisi selatan jalan.
Kasatlantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kecelakaan diduga dipicu faktor kelalaian pengemudi mobil saat melakukan manuver mendahului.
"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, faktor penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi Blind Van Grandmax kurang berhati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melakukan manuver mendahului," ujar AKP Galih.
Petugas Satlantas Polres Blitar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kedua kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
AKP Galih juga mengingatkan pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama saat melintas di jalan nasional yang memiliki arus lalu lintas cukup padat.
"Patuhi rambu-rambu lalu lintas, jaga jarak aman, dan jangan memaksakan mendahului apabila ruang pandang terbatas atau kondisi belum memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan," pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.