Damkar Kota Blitar Evakuasi Jari Warga Terjepit Alat Pel Lantai
Momen unik terjadi ketika personel Damkar Kota Blitar mendapatkan laporan terkait jari warga yang terjepit di alat pel lantai.
Poin Penting
- Jari warga Blitar terjepit di alat pel lantai.
- Damkar Kota Blitar upayakan evakuasi.
- Proses evakuasi berlangsung selama 15 menit.
Kabar Blitar – Petugas Pemadam Kebakaran Kota Blitar kembali menangani kejadian non-kebakaran berupa evakuasi jari warga yang terjepit alat pel lantai.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Tulungrejo RT 02 RW 03, Kecamatan Gandusari, Kota Blitar, Kamis (5/2/2026).
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar, Bayu Wijayanto, mengatakan laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 11.00 WIB.
Warga datang langsung ke posko pemadam kebakaran untuk melaporkan kondisi jari kelingking korban yang terjepit alat pel lantai dan tidak bisa dilepaskan secara mandiri.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan validasi dan pengecekan kondisi korban. Kami kemudian menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk proses evakuasi agar bisa dilakukan dengan aman,” ujar Bayu.
Korban diketahui bernama CT, warga Tulungrejo. Proses evakuasi dilaksanakan pada pukul 11.15 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 11.30 WIB.
Selama proses berlangsung, petugas Damkar Kota Blitar melakukan penanganan dengan hati-hati untuk mencegah cedera lebih lanjut pada jari korban.
Bayu menjelaskan, evakuasi berjalan selama kurang lebih 15 menit dan berlangsung aman serta lancar. Tidak terdapat kerugian harta benda maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan dengan baik, korban bisa ditangani tanpa menimbulkan luka serius,” katanya.
Ia menambahkan, kejadian jari terjepit alat rumah tangga merupakan salah satu laporan non-kebakaran yang cukup sering diterima petugas pemadam kebakaran.
Menurutnya, peran damkar saat ini tidak hanya sebatas penanganan kebakaran, tetapi juga penyelamatan dalam berbagai kondisi darurat yang dialami masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan pertolongan terkait laporan non-kebakaran,” pungkas Bayu.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.