Dapur Rumah di Garum Blitar Terbakar, Dokumen Penting dan Perhiasan Hangus
Kebakaran dapur rumah di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, menghanguskan sejumlah barang berharga dan dokumen penting milik warga. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik pada pompa air tersebut menyebabkan kerugian sekitar Rp10 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun BPKB, ijazah, akta kelahiran, perhiasan emas, hingga perabot rumah tangga ikut terbakar.
Poin Penting
- Desa Karangrejo menjadi lokasi kebakaran yang melanda dapur rumah warga pada Kamis pagi dan menyebabkan sejumlah dokumen penting serta barang berharga hangus terbakar.
- Petugas pemadam kebakaran menerjunkan dua unit mobil damkar untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran merembet ke bangunan utama rumah.
- Kebakaran rumah diduga akibat instalasi listrik dan peralatan elektronik, setelah dugaan korsleting pada sistem pompa air memicu kebakaran yang menyebabkan kerugian sekitar Rp10 juta.
Kabar Blitar – Kebakaran melanda bagian dapur sebuah rumah milik Nanik Indrawati di Dusun Ringinrejo RT 01 RW 09, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Kamis (18/6/2026) pagi.
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah barang berharga dan dokumen penting milik korban ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.
Kepala Seksi (Kasi) Damkar Satpol PP Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menerima informasi dari perangkat desa, tim pemadam segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Menurut keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Surya Alam, tetangga korban yang tinggal berdekatan dengan rumah tersebut. Saat itu, ia mendengar suara menyerupai letusan kecil dari arah rumah korban.
“Setelah mendengar suara tersebut, saksi keluar rumah dan melihat asap tebal berasal dari bagian dapur rumah korban. Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang,” ujar Teddy.
Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman. Api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan utama rumah.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang mengarah ke tandon air. Kondisi tersebut menyebabkan mesin pompa air terus menyala hingga menimbulkan percikan api yang kemudian membakar tumpukan kertas di area dapur.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang menghadiri kegiatan wali murid di sekolah anaknya.
Akibat kebakaran itu, sejumlah barang mengalami kerusakan dan terbakar habis, di antaranya tiga lemari pakaian, satu unit televisi, mesin cuci, dokumen penting seperti BPKB sepeda motor, ijazah sekolah anak, akta kelahiran, serta perhiasan berupa kalung dan cincin emas.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik guna mencegah terjadinya kebakaran serupa,” kata Teddy.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.