Dapur Rumah Warga di Binangun Blitar Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta
Dapur rumah warga di Desa Ngembul, Binangun, Blitar, terbakar Jumat (28/8/2026) malam, diduga dipicu bara tungku kayu bakar, kerugian ditaksir Rp10 juta.
Poin Penting
Dapur rumah warga di Desa Ngembul, Binangun, Blitar, terbakar Jumat (28/8/2026) malam, diduga dipicu bara tungku kayu bakar yang belum padam.
Tidak ada korban jiwa maupun luka; kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.
Api berhasil dipadamkan dalam sekitar satu jam berkat kerja sama petugas, Muspika, perangkat desa, dan warga sekitar.
Kabar Blitar – Dapur rumah milik Jebrak, 73, warga Dusun Ngembul, Desa Ngembul, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, terbakar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap dari bagian dapur rumah korban.
"Sekitar pukul 22.00 WIB warga melihat kepulan asap yang berasal dari dapur rumah. Warga kemudian berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, tetapi karena api semakin membesar, petugas pemadam kebakaran akhirnya dihubungi," ujar Teddy.
Petugas Damkar Kabupaten Blitar kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas berupaya memutus rantai api agar kobaran tidak merambat ke bangunan rumah di sekitar lokasi.
Pemadaman berlangsung sekitar satu jam.
Api akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama petugas, Muspika Kecamatan Binangun, perangkat desa, serta warga sekitar.
"Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam. Kami juga melakukan penanganan agar api tidak menjalar ke rumah yang berada di sekitar lokasi," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Berdasarkan identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu api tungku yang digunakan untuk memasak menggunakan kayu bakar.
Api tungku diduga belum sepenuhnya padam ketika ditinggalkan. Di sekitar tungku juga terdapat tumpukan kayu kering serta tabung LPG 3 kilogram sehingga kondisi tersebut berpotensi memperbesar kobaran api.
"Dugaan sementara kebakaran berasal dari tungku yang digunakan untuk memasak dengan kayu bakar. Api diduga belum benar-benar padam dan di dekatnya terdapat kayu kering serta tabung LPG 3 kilogram," pungkas Teddy.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.