Digrebek di Rumah Bandar Sabu, Oknum Polisi Blitar Positif Narkoba
Oknum anggota Polres Blitar diamankan usai kedapatan di rumah bandar sabu saat penggerebekan di Selorejo, hasil tes urine tunjukkan bahwa yang bersangkutan positif narkoba.
Poin Penting
- Polisi gerebek rumah bandar sabu berinisial KT di Pohgajih, Selorejo, Senin (13/7) dan ditemukan 14,08 gram sabu siap edar.
- Oknum anggota Polres Blitar berinisial N ikut diamankan di lokasi dan hasil tes urine menunjukkan positif narkoba.
- Kasus oknum N kini ditangani Propam dan Paminal Polres Blitar untuk dalami kemungkinan keterlibatan dalam jaringan narkoba.
Kasatresnarkoba Polres Blitar Kota Iptu Bambang Dwi Wahyono membenarkan peristiwa tersebut.
Penggerebekan dilakukan sebagai tindak lanjut pengembangan penyidikan dari tersangka berinisial KK yang lebih dulu ditangkap dalam kasus narkotika.
KK mengaku memperoleh sabu dari seorang bandar berinisial KT yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.
Berdasarkan pengakuan itu, polisi melakukan pemetaan lokasi dan mendatangi sebuah bengkel milik KT di Desa Pohgajih.
"Kronologinya kami melakukan pengembangan berdasarkan pengakuan tersangka KK yang lebih dulu kami amankan. Kami sisir lokasi di sebuah bengkel milik KT di Pohgajih, Selorejo pada Senin (13/7). Kemudian didapati orang lain juga berada di lokasi tersebut," jelasnya, Jumat (17/7/2026).
Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, salah seorang yang berada di rumah KT mengaku sebagai anggota kepolisian yang bertugas di Polres Blitar.
"Kita tanya yang bersangkutan mengaku sebagai oknum polisi. Selanjutnya kami lakukan penggeledahan dan menemukan bukti. Sampai dengan tiga orang tersebut kami bawa ke Polres Blitar Kota," katanya.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sekitar 14,08 gram sabu siap edar yang telah dikemas dalam ratusan plastik klip kecil.
Selain itu, petugas juga menyita sebuah timbangan digital yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika.
Polres Blitar Kota telah menetapkan KT sebagai tersangka dan melakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, terhadap oknum polisi berinisial N, penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan Propam dan Paminal Polres Blitar.
Hasil tes urine terhadap oknum anggota tersebut menunjukkan hasil positif mengonsumsi narkotika.
"Setelah sempat kami amankan dalam pengawasan Propam dan Paminal. Besok paginya kita serahkan oknum tersebut kepada Propam Polres Blitar, untuk proses lebih lanjut," tandas Bambang.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni membenarkan bahwa N merupakan anggota yang bertugas di Polsek Selorejo.
Oknum tersebut diserahkan oleh Polres Blitar Kota setelah diamankan dalam operasi pengungkapan kasus narkotika.
"Benar adanya, di mana saat kejadian tersebut terdapat oknum anggota Polres Blitar di lokasi kejadian. Kemudian saat dilakukan tes urine oknum anggota tersebut memang positif [narkoba]," katanya, Jumat (17/7/2026).
Muheni menjelaskan, saat ini proses pemeriksaan internal masih berlangsung.
Propam Polres Blitar mendalami seluruh fakta untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan anggota tersebut dalam jaringan peredaran narkoba.
"Yang jelas untuk yang bersangkutan saat ini sedang dilakukan pendalaman atau pemeriksaan oleh propam untuk proses lebih lanjut," jelasnya.
Berdasarkan keterangan sementara, N mengaku berada di lokasi karena sedang memperbaiki kendaraannya di bengkel milik KT, yang diketahui merupakan tersangka kasus peredaran sabu.
Namun, alasan tersebut masih diverifikasi penyidik melalui serangkaian pemeriksaan.
"Karena berdasarkan informasi di situ juga bengkel, yang bersangkutan mengaku sedang memperbaiki kendaraannya di bengkel tersebut. Apakah ada kaitan dengan hal lain masih dilakukan pendalaman. Mohon waktu," tandasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.