Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Ditinggal Pergi Melayat, Rumah di Selorejo Blitar Kembali Mengalami Kebakaran

Rumah warga di Dusun Dawung, Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, terbakar Senin (14/9/2026) setelah tungku kayu bakar ditinggalkan dalam kondisi belum sepenuhnya padam. Api membakar tumpukan kayu dan atap dapur, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kebakaran rumah di Selorejo Blitar
Kebakaran rumah di Selorejo Blitar. (Ist)

Poin Penting

  • Kebakaran terjadi di rumah Darmiati, Dusun Dawung, Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, pada Senin (14/9/2026).

  • Api berasal dari tungku atau luweng berbahan kayu bakar yang ditinggalkan.

  • Petugas gabungan dan warga berhasil memadamkan api sekitar satu jam kemudian tanpa korban jiwa.

Kabar Blitar – Sebuah rumah milik Darmiati, 50, di Dusun Dawung, Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, terbakar setelah pemiliknya meninggalkan tungku dapur yang masih menyala, Senin (14/9/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.15 WIB setelah sebelumnya Darmiati menyalakan tungku menggunakan kayu bakar untuk memasak sekitar pukul 06.30 WIB.

Setelah memasak, Darmiati meninggalkan rumah sekitar pukul 07.00 WIB untuk melayat ke rumah tetangganya yang meninggal dunia.

Saat itu, api di tungku dapur disebut belum sepenuhnya padam.

Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo mengatakan api kemudian membakar tumpukan kayu bakar yang berada di dekat tungku.

Api selanjutnya merambat hingga membakar bagian atap dapur rumah.

“Api berasal dari tungku atau luweng dapur yang digunakan untuk memasak dengan kayu bakar,” kata Teddy.

Kebakaran pertama kali diketahui Nurul Efendi, warga setempat, sekitar pukul 08.00 WIB setelah melihat kepulan asap dari rumah Darmiati.

"Nurul kemudian mendatangi lokasi dan mendapati bagian atap dapur rumah sudah terbakar," sambungnya.

Ia lantas meminta bantuan warga untuk memadamkan api dan menghubungi layanan pemadam kebakaran Kabupaten Blitar.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman.

"Sesampainya di lokasi, petugas berupaya memutus jalur api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar rumah," tuturnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian melalui kerja sama petugas pemadam kebakaran, Muspika setempat, dan warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Teddy menyebut kebakaran diduga terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan tungku setelah digunakan untuk memasak.

“Penyebabnya karena kelalaian, setelah memasak api di luweng kurang sempurna dimatikan kemudian ditinggal melayat,” ujarnya.

Berdasarkan catatan petugas, kebakaran serupa juga pernah terjadi di rumah tersebut sekitar 2024 dengan dugaan penyebab yang sama, yakni kelalaian saat memasak menggunakan tungku.

#Damkar Kabupaten Blitar #Kebakaran Blitar

Komentar 0

Baca Juga