Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Dua Hari Hilang, Warga Selorejo Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Brantas

Warga Binangun, Blitar, digegerkan penemuan jenazah pria di Sungai Brantas. Korban ditemukan setelah dua hari pencarian usai dilaporkan hilang sejak berpamitan membeli obat.

Dua Hari Hilang, Warga Selorejo Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Brantas
Penemuan jenazah pria di Sungai Brantas.

Poin Penting

  • Jenazah pria ditemukan di Sungai Brantas, Kecamatan Binangun.
  • Korban sempat hilang setelah berpamitan membeli obat, motor ditemukan di Jembatan Karangkates.
  • Evakuasi dilakukan tim gabungan setelah dua hari pencarian di aliran sungai.

Kabar Blitar – Warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria di aliran Sungai Brantas, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah tersebut diketahui bernama Mega Revany Saputro (39), warga Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. 

Identitas korban dipastikan oleh pihak keluarga setelah proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, korban sebelumnya sempat berpamitan kepada istrinya, Desi, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB untuk membeli obat di apotek. 

Namun, korban tidak kunjung kembali dan tidak dapat dihubungi, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Upaya pencarian kemudian dilakukan. Sekitar pukul 20.15 WIB di hari yang sama, sepeda motor milik korban ditemukan berada di atas jembatan di kawasan Karangkates, Malang, yang melintas di Sungai Brantas. Temuan tersebut mengarah pada pencarian lanjutan di sepanjang aliran sungai.

Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih dua hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kecamatan Binangun.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga dan masyarakat.

“Begitu menerima laporan, kami segera melakukan assessment di lokasi dan berkoordinasi dengan tim gabungan untuk penanganan,” ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan BPBD, kepolisian, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat. Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian dan evakuasi. “Evakuasi berjalan lancar dan korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Berdasarkan temuan di lokasi, korban diduga jatuh atau melompat dari jembatan sebelum akhirnya terbawa arus sungai. 

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati demi menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.

#BPBD Kabupaten Blitar #Sungai Brantas

Komentar 0

Baca Juga