Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Sosial

Hadapi Musim Kemarau, Bupati Blitar Cek Bantuan Irigasi Pompa Kementan

Bupati Blitar Rijanto tinjau langsung irigasi pompa bantuan Kementan di sejumlah desa, pastikan pasokan air sawah aman saat kemarau.

Hadapi Musim Kemarau, Bupati Blitar Cek Bantuan Irigasi Pompa Kementan
Pengecekan irigasi pompa. (KBRB)

Poin Penting

  • Bupati Rijanto tinjau langsung irigasi pompa bantuan Kementan di Kecamatan Talun, Kanigoro, dan Sanankulon.
  • Salah satu unit pompa berkapasitas sekitar 200 liter per detik mampu mengairi lahan pertanian hingga 27 hektare.
  • Kementan telah salurkan bantuan irigasi pompa di Kabupaten Blitar secara bertahap dengan lebih dari 100 titik.

KBRB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memastikan bantuan irigasi pompa (Irpom) dari Kementerian Pertanian (Kementan) dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

Untuk memastikan hal tersebut, Bupati Blitar Rijanto turun langsung meninjau sejumlah titik irigasi pompa yang telah beroperasi di beberapa wilayah.

Peninjauan dilakukan di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Desa Papungan dan Desa Satreyan di Kecamatan Kanigoro, serta Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon.

Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas irigasi pompa berfungsi dengan baik untuk mendukung kebutuhan air pertanian selama musim kemarau.

Bupati Rijanto mengatakan bantuan irigasi pompa menjadi solusi penting dalam menjaga ketersediaan air saat debit sungai mulai menurun.

Karena itu, pemerintah ingin memastikan bantuan dari Kementan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani.

"Alhamdulillah bantuan irigasi pompa sudah berfungsi dan air mengalir ke sawah. Petani juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah pusat, khususnya Menteri Pertanian, atas bantuan yang sangat bermanfaat ini," ujarnya.

Menurut Rijanto, keberadaan irigasi pompa diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus mengurangi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian.

Pemkab Blitar juga akan terus melakukan pemantauan agar seluruh sarana yang telah dibangun tetap beroperasi secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar Setiyana menjelaskan salah satu unit pompa yang ditinjau memiliki kapasitas mengalirkan air hingga sekitar 200 liter per detik.

Debit tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan irigasi untuk lahan pertanian seluas kurang lebih 27 hektare.

"Aliran air ini bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian hingga 27 hektare sehingga kebutuhan air petani tetap tercukupi saat musim kemarau," jelasnya.

Pemkab Blitar menilai program bantuan irigasi pompa menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain menjamin ketersediaan air irigasi, program tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas hasil pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan musim kemarau.

Sebagai informasi, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan irigasi pompa di Kabupaten Blitar secara bertahap dengan jumlah lebih dari 100 titik.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengingkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan petani di Kabupaten Blitar.

#Bupati Blitar #Musim Kemarau Blitar

Komentar 0

Baca Juga