Hilal Gagal Terlihat di Blitar, Kemenag Kota Blitar Tunggu Sidang Isbat
Hilal tidak terlihat saat rukyatul hilal di Hotel Santika Kota Blitar akibat tertutup awan. Kemenag memastikan penentuan 1 Syawal 1447 H tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah.
Poin Penting
- Hilal tidak terlihat di Hotel Santika Kota Blitar karena tertutup awan saat rukyatul hilal.
- Posisi hilal sekitar 6 derajat namun belum memenuhi kriteria visibilitas.
- Penentuan Idulfitri tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama RI.
Kabar Blitar – Rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kota Blitar belum menunjukkan hasil, Kamis (19/3).
Hilal dilaporkan tidak terlihat saat proses pemantauan yang dilakukan di lantai 9 Hotel Santika.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Blitar, Kanzul Fathon, menyampaikan bahwa kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam pengamatan hilal kali ini.
“Hilal masih tertutup awan, sehingga tidak bisa terlihat dari titik pengamatan di Hotel Santika lantai 9,” ujarnya.
Selain faktor cuaca, posisi hilal juga dinilai belum memenuhi kriteria visibilitas. Berdasarkan perhitungan, ketinggian elongasi hilal berada di kisaran sekitar 6 derajat, namun masih belum sesuai standar untuk dapat diamati secara kasat mata.
Meski demikian, hasil rukyatul hilal di daerah tidak menjadi penentu akhir dalam penetapan awal Syawal.
Keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Kita masih menunggu sidang isbat dari pusat. Kalau di Blitar tidak terlihat, bisa saja di daerah lain hilal terlihat,” jelasnya.
Kanzul Fathon menambahkan, hasil pengamatan dari Kota Blitar akan tetap dilaporkan ke tingkat provinsi sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.
“Hasil ini akan kami sampaikan ke Jawa Timur, selanjutnya kita tunggu keputusan resmi dari sidang isbat,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.