Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Istri Korban KM Virgo Asal Blitar Pingsan di Pemakaman, Sang Ibu Berusaha Tegar Tunggu Kepulangan Anak Sulung

Ibu Reyner Fausta Yuslianto (22) masih berharap putra sulungnya, Susanto (38), ditemukan setelah jenazah Reyner korban KM Virgo Transport 8 dimakamkan di TPU Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Selasa (15/9/2026).

Korban KM Virgo Blitar
Rumah duka korban KM Virgo asal Blitar. (KBRB)

Poin Penting

  • Jenazah Reyner dimakamkan di TPU Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

  • Sang ibu masih tunggu kepulangan Susanto, anak sulungnya yang masih belum ditemukan.

  • Keduanya diketahui berada dalam KM Virgo yang beberapa waktu sebelumnya mengalami laka laut.

Kabar Blitar – Tangis keluarga belum benar-benar usai setelah jenazah Reyner Fausta Yuslianto (22), korban KM Virgo Transport 8, dimakamkan di TPU Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Selasa (15/9/2026).

Di tengah duka kehilangan putra bungsunya, Wiwik Susiani masih menyimpan harapan agar putra sulungnya, Susanto (38), yang juga berada di KM Virgo Transport 8 segera ditemukan.

Wiwik mengaku dua putranya berada dalam kapal yang mengalami insiden tersebut saat keduanya tengah mengirim barang berupa snack dari Lamongan menuju Banjarmasin.

Reyner telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan di kampung halaman, sedangkan hingga kini Susanto belum ditemukan.

“Sekarang kami menunggu kabar Susanto, harapan kami segera ada kabar dan dapat ditemukan dengan kondisi terbaik,” kata Wiwik di rumah duka, Selasa (15/9/2026).

Bagi Wiwik, kepastian mengenai keberadaan Susanto menjadi hal yang kini paling dinantikan keluarga.

Sebelumnya, Wiwik mengetahui kabar insiden KM Virgo Transport 8 dari media sosial pada Minggu (12/9/2026) pagi.

Ia kemudian memastikan kedua putranya berada dalam kapal tersebut dan terus menunggu kabar mengenai kondisi mereka.

Hingga akhirnya, pihak Jasa Raharja datang ke rumah dan mengabarkan adanya temuan korban tanpa identitas.

Reyner diketahui tidak membawa KTP saat perjalanan sehingga proses identifikasi dilakukan melalui pengecekan sidik jari.

“Ternyata setelah dicek sidik jari, itu memang anak saya atas nama Reyner,” terangnya.

Kabar tersebut sekaligus menjadi kepastian bagi keluarga bahwa Reyner telah meninggal dunia.

Namun, kepastian itu belum sepenuhnya membuat Wiwik tenang karena satu putranya masih belum diketahui keberadaannya.

“Terus yang sekarang anak kami yang satunya belum ketemu. Itu yang nama Susanto. Dia kakaknya Reyner yang nomor satu. Ada tiga bersaudara, Reyner anak terakhir,” ujarnya.

Susanto diketahui bekerja sebagai sopir angkutan barang dan sudah beberapa kali melakukan perjalanan ke luar kota.

Sementara Reyner baru sekitar satu bulan ikut bekerja bersama kakaknya tersebut sebagai kernet.

Menurut Wiwik, perjalanan menggunakan KM Virgo Transport 8 merupakan salah satu perjalanan Reyner bersama kakaknya untuk mengirim barang ke luar Pulau Jawa.

“Kalau kakaknya itu sering kirim barang [luar kota]. Tapi adiknya ini baru 1 bulan ini ikut kakaknya, 3 kali mungkin ikut kirim barang. Kalau bisanya kerja di kebun yang ada di rumah Pagersari, Ngantang,” katanya.

Komunikasi terakhir dengan kedua putranya terjadi pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB melalui istri masing-masing.

Setelah itu, komunikasi terputus dan keluarga terus menunggu kabar mengenai keberadaan keduanya.

Kini, setelah Reyner diantarkan ke peristirahatan terakhirnya, Wiwik masih harus menghadapi penantian untuk putra sulungnya.

Ia berharap pencarian Susanto segera membuahkan hasil sehingga keluarga mendapatkan kepastian mengenai keberadaannya.

Sementara itu, prosesi pemakaman Reyner berlangsung penuh haru.

Istri Reyner, Mayang (20), dan kakaknya, Yolanda, bahkan sempat pingsan setelah jenazah selesai dimakamkan.

Keduanya kemudian dibopong oleh kerabat menuju mobil untuk kembali ke rumah duka.

Di tengah suasana duka tersebut, Wiwik tetap berusaha tegar mendampingi jenazah putra bungsunya hingga ke tempat peristirahatan terakhir.

Namun, harapan untuk menemukan Susanto masih terus ia tunggu.

#KM Virgo Transport 8 #Warga Blitar

Komentar 0

Baca Juga