Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Sosial

Jadi Nomer Wahid, Koperasi Peternak Blitar Dominasi Serapan SPHP Jagung

Koperasi ULTRA jadi penyerap SPHP jagung terbesar di Blitar dengan 1,17 juta kilogram per 14 Juni 2026, disusul PPN dan Berkah Telur.

Jadi Nomer Wahid, Koperasi Peternak Blitar Dominasi Serapan SPHP Jagung
Ilustrasi jagung SPHP. (Ist)

Poin Penting

  • Realisasi SPHP Jagung di Kabupaten Blitar capai 11.741.900 kg hingga 14 Juni 2026.
  • Koperasi ULTRA jadi penyerap terbesar dengan 1.170.000 kg, disusul PPN 1.156.000 kg.
  • Disnakkan sebut penyaluran lewat koperasi besar pilihan taktis untuk percepat distribusi ke peternak rakyat.

Kabar Blitar – Koperasi peternak unggas di Kabupaten Blitar menjadi penyerap terbesar jagung bersubsidi dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Hingga 14 Juni 2026, distribusi jagung melalui koperasi terus dioptimalkan untuk membantu menjaga stabilitas biaya pakan bagi peternak ayam petelur.

Kepala Bidang Budidaya dan Pengembangan Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar Andy Mulya mengatakan penyaluran melalui koperasi besar dilakukan agar jagung bersubsidi dapat lebih cepat diterima peternak rakyat yang menjadi anggota.

"Jika kita bedah data riil laporan keluar, dominasi serapan memang berada di tangan koperasi skala besar. Koperasi besar bertindak sebagai agregator yang memastikan pasokan jagung murah mengalir cepat ke para peternak rakyat yang paling membutuhkan bantuan," ujarnya.

Berdasarkan data Disnakkan, realisasi penyaluran SPHP Jagung hingga pertengahan Juni 2026 telah mencapai 11.741.900 kilogram.

Dari jumlah tersebut, Koperasi Produsen Unggas Manunggal Sejahtera (ULTRA) menjadi penyerap terbesar dengan realisasi 1.170.000 kilogram.

Posisi berikutnya ditempati Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional (PPN) yang telah menyerap 1.156.000 kilogram.

Sementara Koperasi Produsen Berkah Telur Blitar merealisasikan distribusi sebanyak 1.010.000 kilogram, sedangkan Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar (PUTERA) mencatat penyaluran sebesar 434.600 kilogram.

Di luar Kabupaten Blitar, Koperasi Pinsar Unggas Nasional Sejahtera Tulungagung juga berhasil merealisasikan seluruh alokasi sebesar 127.000 kilogram sesuai dokumen standing order yang diterbitkan.

Andy menilai tingginya tingkat penyerapan tersebut menunjukkan program SPHP Jagung masih menjadi instrumen penting dalam membantu peternak mengendalikan biaya produksi di tengah fluktuasi harga bahan baku pakan.

"Kami akan terus mengawal penyaluran sisa kuota agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh koperasi dan peternak. Harapannya, pasokan pakan tetap terjaga sehingga produktivitas peternakan unggas di Blitar maupun daerah sekitarnya tetap stabil," pungkasnya.

#Disnakkan Kabupaten Blitar #Produksi Jagung Blitar #Serapan Jagung Blitar

Komentar 0

Baca Juga