Jemaah Haji Asal Kanigoro Meninggal di Tanah Suci, Total Empat Warga Kabupaten Blitar Wafat
Jemaah haji asal Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, bernama Imam Turmudi (59), meninggal dunia di Tanah Suci setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Dengan wafatnya Imam Turmudi, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji 2026 bertambah menjadi empat orang.
Poin Penting
- Kanigoro kembali berduka setelah salah satu jemaah hajinya, Imam Turmudi, dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi akibat komplikasi penyakit jantung.
- Jeddah menjadi lokasi perawatan Imam Turmudi di Rumah Sakit Ibnu Sina sebelum akhirnya wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
- Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar mencatat total empat jemaah haji asal Kabupaten Blitar meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Kabar Blitar – Kabar duka kembali menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Seorang jemaah bernama Imam Turmudi (59), warga Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci pada Selasa (16/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan Imam Turmudi merupakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 107.
Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Yang bersangkutan memiliki riwayat sakit jantung dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina, Jeddah, selama kurang lebih 10 hari sebelum akhirnya meninggal dunia," ujar Purnomo, Rabu (17/6/2026).
Dengan wafatnya Imam Turmudi, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 bertambah menjadi empat orang.
Sebelumnya, tiga jemaah asal Kabupaten Blitar yang lebih dahulu meninggal dunia di Tanah Suci yakni Muhadi (85), warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Komarudin (85), warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, serta Multazamah (66), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.
Purnomo menjelaskan, Imam Turmudi menjadi satu-satunya jemaah asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Sementara tiga jemaah lainnya dilaporkan wafat saat berada di hotel tempat mereka menginap.
Meski kembali menerima kabar duka, pihak Kementerian Haji dan Umrah memastikan kondisi mayoritas jemaah haji asal Kabupaten Blitar saat ini dalam keadaan baik dan tetap menjalankan rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar," katanya.
Pihak keluarga dan pemerintah daerah berharap seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.