Kecelakaan Bus vs Motor di Sutojayan Blitar Tewaskan Seorang Pelajar
Gagal salip kendaraan, kecelakaan bus kontra sepeda motor di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar tewaskan seorang pelajar asal Kecamatan Panggungrejo.
Poin Penting
- Gagal mendahului kendaraan sebabkan kecelakaan antara bus dan sepeda motor.
- Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.
- Satu korban meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.
Kabar Blitar – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah bus terjadi di Jalan Raya Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, pada Minggu (18/1/2026).
Peristiwa tersebut berujung fatal setelah satu pelajar dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Korban meninggal diketahui berinisial YAP (18), pelajar asal Desa Bumiayu, Kecamatan Panggungrejo.
Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar akibat mengalami luka serius di bagian kepala. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Sementara itu, satu korban lain berinisial AQ (17), yang merupakan rekan korban, kini masih dalam kondisi kritis.
AQ saat ini dirawat secara intensif di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fiz-R yang dikendarai YAP melaju dari arah barat ke timur.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara motor berusaha mendahului kendaraan di depannya. “Diduga pengendara motor kurang berhati-hati saat mengambil jalur kanan untuk mendahului," ujar Aiptu Muheni saat dikonfirmasi pada Senin (19/1/2026).
Di saat bersamaan, muncul bus Isuzu dari arah berlawanan, yakni dari timur ke barat. "Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan,” sambungnya.
Bus Isuzu yang terlibat kecelakaan tersebut dikemudikan oleh Agus Santoso (49), warga Desa Tanjungraji, Kabupaten Nganjuk. Dalam peristiwa itu, pengemudi bus dilaporkan tidak mengalami luka fisik.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kepolisian menyimpulkan bahwa kecelakaan dipicu oleh kelalaian serta kurangnya kewaspadaan pengendara sepeda motor saat melakukan manuver mendahului di jalur yang tidak aman.
Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para remaja, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhitungkan jarak aman sebelum mendahului kendaraan lain. Kewaspadaan adalah kunci utama menghindari fatalitas di jalan raya,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.