Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Sosial

Kejar Target MPLS, Kuota Sekolah Rakyat Blitar Baru Terisi 100 Siswa

Baru sekitar 100 dari 270 kuota Sekolah Rakyat Kota Blitar terisi. Pemkot minta warga konfirmasi kesediaan sebelum 31 Juli 2026.

Kunjungan wali murid Sekolah Rakyat.
Sosialisasi Sekolah Rakyat Kota Blitar. (KBRB)

Poin Penting

  • Baru sekitar 100 dari 270 kuota Sekolah Rakyat Kota Blitar yang terisi menjelang MPLS.
  • Dari 7.000 warga desil satu-dua yang didata, mengerucut jadi 1.200 lalu 600 calon peserta setelah verifikasi.
  • Wali Kota minta calon peserta konfirmasi kesediaan sebelum 31 Juli 2026; sisa kuota berpotensi diisi peserta luar daerah.

KBRB – Pemerintah Kota Blitar terus menggenjot pemenuhan kuota peserta didik Sekolah Rakyat (SR) menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Hingga saat ini, dari total kapasitas 270 siswa, baru sekitar 100 calon peserta yang menyatakan siap mengikuti program pendidikan tersebut.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan pemerintah masih memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah masuk dalam pendataan untuk segera mengonfirmasi kesediaannya sebelum batas waktu yang ditentukan.

"Kami mengajak masyarakat yang sudah disurvei agar segera mengonfirmasi kesediaannya sebelum 31 Juli. Kami berharap seluruh kuota bisa terpenuhi sebelum pelaksanaan MPLS," ujarnya.

Syauqul menjelaskan, proses seleksi calon peserta Sekolah Rakyat dilakukan secara bertahap.

Pada tahap awal, pemerintah mendata sekitar 7.000 warga yang berasal dari kelompok desil satu dan dua sebagai sasaran program.

Setelah melalui proses penyaringan, jumlah tersebut mengerucut menjadi sekitar 1.200 calon peserta yang terdiri atas siswa kelas 1 SD, kelas 1 SMP, kelas 1 SMA, hingga anak putus sekolah.

Tahapan verifikasi kemudian kembali dilakukan sehingga tersisa sekitar 600 calon peserta yang masuk proses pendataan lanjutan.

Namun, hingga kini baru sekitar 100 orang yang telah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Menurut Syauqul, Pemkot Blitar masih terus melakukan pendekatan kepada keluarga calon peserta agar seluruh kuota yang tersedia dapat terisi sebelum kegiatan belajar dimulai.

"Masih ada waktu untuk konfirmasi. Kami berharap masyarakat yang sudah masuk pendataan memanfaatkan kesempatan ini," katanya.

Ia menambahkan, apabila hingga batas waktu yang ditentukan kuota sebanyak 270 siswa belum terpenuhi, maka sisa daya tampung berpotensi diisi oleh peserta dari luar daerah sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pemkot Blitar menargetkan seluruh proses rekrutmen peserta didik Sekolah Rakyat selesai sebelum pelaksanaan MPLS yang dijadwalkan dimulai pada 31 Juli 2026.

Selain mengejar pemenuhan kuota, pemerintah juga terus mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung agar operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal sejak hari pertama pembelajaran.

#MPLS Blitar #Pemkot Blitar #Sekolah Rakyat

Komentar 0

Baca Juga