Kualitas Air Kolam Turun, Pembudidaya Ikan Diminta Atur Pola Pemberian Pakan
Fenomena El Nino ekstrem picu penurunan kualitas air kolam di Blitar, akibat sisa pakan dan kenaikan suhu yang meningkatkan kadar amonia berbahaya bagi ikan.
Poin Penting
- Sisa pakan picu amonia dan turunkan kualitas air
- Suhu naik, oksigen turun, ikan rentan penyakit
- Manajemen pakan dan aerasi jadi kunci budidaya
Salah satu pemicu utamanya adalah sisa pakan yang tidak termakan ikan dan mengendap di dasar kolam.
Kondisi tersebut semakin diperparah dengan meningkatnya suhu air selama musim kemarau panjang.
Air yang lebih hangat mempercepat proses pembusukan sisa pakan, sehingga memicu peningkatan kadar amonia yang berbahaya bagi ikan.
Kabid Perikanan Budi Daya Disnakkan Kabupaten Blitar, Deki Nusa Asmara, menjelaskan bahwa perubahan kualitas air ini berdampak langsung pada kesehatan ikan.
"Sisa pakan yang tidak terkelola dengan baik akan membusuk dan menurunkan kualitas air. Ini bisa memicu stres hingga penyakit pada ikan,” ujarnya.
Menurutnya, saat suhu meningkat, kadar oksigen terlarut dalam air justru menurun. Kondisi ini membuat ikan lebih rentan terserang penyakit karena sistem imun melemah.
“Dalam situasi seperti ini, lingkungan kolam menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan budidaya,” sambungnya.
Ia menambahkan, pembudidaya perlu lebih cermat dalam manajemen pakan. Pemberian pakan yang berlebihan tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga mempercepat penurunan kualitas air.
"Berikan pakan secukupnya sesuai kebutuhan ikan, agar tidak ada sisa yang mengendap di dasar kolam,” katanya.
Selain itu, pemantauan kualitas air perlu dilakukan secara rutin, termasuk mengecek suhu, kadar oksigen, serta potensi peningkatan amonia.
Jika ditemukan tanda-tanda penurunan kualitas air, langkah cepat seperti penggantian air atau peningkatan aerasi perlu segera dilakukan.
Deki juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kolam sebagai langkah pencegahan. “Dengan pengelolaan yang tepat, risiko munculnya penyakit akibat perubahan kualitas air dapat ditekan, meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat,” tutupnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.