Lakukan Cek Kesehatan, Dinkes Blitar Temukan 3.616 Remaja Alami Gejala Gangguan Kesehatan Jiwa
Sebanyak 3.616 remaja di Kabupaten Blitar atau 10,08 persen dari 35.861 peserta skrining CKG sepanjang 2026 menunjukkan gejala signifikan terhadap gangguan kesehatan jiwa.
Poin Penting
Skrining CKG di Kabupaten Blitar telah diikuti 35.861 remaja sepanjang 2026.
Sebanyak 3.616 remaja menunjukkan gejala signifikan terhadap gangguan kesehatan jiwa.
Angka tersebut merupakan 10,08 persen dari peserta CKG di Blitar.
Kabar Blitar – Sekitar 10 persen remaja di Kabupaten Blitar yang mengikuti skrining Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2026 menunjukkan gejala signifikan terhadap gangguan kesehatan jiwa.
Dari 35.861 remaja yang telah menjalani pemeriksaan, sebanyak 3.616 anak atau 10,08 persen terdeteksi menunjukkan gejala tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar dr. Christine Indrawati mengatakan hasil skrining tersebut menjadi perhatian karena masa remaja merupakan fase transisi yang membutuhkan perhatian dari lingkungan keluarga maupun sekolah.
"Data skrining CKG menunjukkan ada 3.616 remaja di Kabupaten Blitar yang mengindikasikan gejala awal gangguan kesehatan jiwa," katanya.
Angka 10,08 persen ini menjadi sinyal penting bagi kita semua bahwa isu kesehatan mental remaja tidak bisa diabaikan.
"Remaja yang sehat jiwa adalah kunci utama untuk mencetak masa depan daerah yang lebih cerah," ujar dr. Christine.
Dinkes mencatat 32.245 remaja atau 89,92 persen dari peserta yang diperiksa berada dalam kondisi kesehatan jiwa yang baik tanpa gejala signifikan.
"Pemeriksaan tersebut baru mencakup 80,54 persen dari total sasaran skrining sebanyak 44.524 pelajar dan remaja di Kabupaten Blitar," paparnya.
Menurut dr. Christine, indikasi awal gangguan kesehatan jiwa pada remaja dapat terlihat melalui sejumlah perubahan perilaku dalam keseharian.
"Beberapa di antaranya berupa perubahan suasana hati secara drastis, gangguan tidur, menarik diri dari lingkungan sosial, penurunan konsentrasi belajar, hingga munculnya perasaan tidak berharga," ungkapnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.