Laporan PMK dan LSD Kota Blitar Nihil, Vaksin Tetap Disuntik ke Ternak Warga
Hingga September 2026, Kota Blitar masih mencatat nihil kasus PMK dan LSD, salah satunya didukung meningkatnya kesadaran peternak mengikuti vaksinasi.
Poin Penting
Kota Blitar masih catat nol kasus LSD dan PMK hingga September 2026.
Vaksinasi PMK dan LSD dilakukan DKPP Kota Blitar secara rutin.
Vaksinasi secara berkala dengan jarak empat bulan antara dosis pertama dan kedua
Kabar Blitar – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar terus melakukan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) dengan mendatangi langsung kandang peternak.
Upaya tersebut dilakukan untuk mempertahankan kondisi Kota Blitar yang hingga kini masih nihil kasus PMK di tengah penyebaran penyakit tersebut di sejumlah daerah.
Dokter Hewan DKPP Kota Blitar, Kresno Adi mengatakan vaksinasi PMK dan LSD dilakukan secara rutin di sejumlah kelurahan.
"Vaksinasi gratis dari pemerintah diberikan secara berkala dengan jarak empat bulan antara dosis pertama dan kedua untuk menjaga imunitas ternak," katanya.
Menurutnya, meningkatnya kesadaran peternak terhadap pentingnya vaksinasi menjadi salah satu faktor yang membantu mempertahankan kondisi nihil kasus PMK dan LSD di Kota Blitar.
"Saat di luar kota sedang ramai terjadi PMK, alhamdulillah di Kota Blitar sampai saat ini masih nol kasus karena sosialisasi yang sering kami lakukan membuat peternak semakin sadar pentingnya menjaga imunitas ternak mereka," kata Kresno.
Pemilik peternakan Harmonisa, Sutrisno, mengaku memanfaatkan layanan vaksinasi yang dilakukan dengan mendatangi kandang peternak.
Sutrisno mengatakan sebanyak 47 ekor ternaknya yang terdiri dari sapi dan domba mendapatkan vaksinasi dari petugas DKPP Kota Blitar.
"Kami selalu terbuka apabila tehadap vaksinasi, jadi kami tidak sibuk memegang atau repot sendiri karena langsung ditangani secara langsung," ungkap Sutrisno.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.