Mayoritas Pertanyakan Terkait DTSEN, 345 Orang Datangi BPS Kota Blitar pada 2026
Kunjungan masyarakat ke BPS Kota Blitar sepanjang 2026 mencapai 345 orang, hampir tiga kali lipat dibanding 114 kunjungan pada 2025. Dari jumlah tersebut, 290 orang menggunakan layanan konsultasi yang mayoritas berkaitan dengan DTSEN dan pembaruan data.
Poin Penting
BPS Kota Blitar mencatat 345 kunjungan masyarakat sepanjang 2026.
Sebanyak 290 pengunjung menggunakan layanan konsultasi.
Mayoritas konsultasi masyarakat berkaitan dengan DTSEN.
Kabar Blitar – Kunjungan masyarakat ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar sepanjang 2026 melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sebagian besar warga datang untuk berkonsultasi mengenai data.
Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito, mengatakan total kunjungan masyarakat sepanjang 2026 mencapai 345 orang, naik dari 114 kunjungan pada 2025.
Jumlah tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, dibandingkan 46 kunjungan pada 2022.
“Kalau dilihat trennya, memang terus naik setiap tahun. Tapi lonjakan paling signifikan itu terjadi di 2026 ini, hampir tiga kali lipat dari tahun lalu,” ujar Hanung.
Dari 345 kunjungan tersebut, sebanyak 290 orang tercatat menggunakan layanan konsultasi.
Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan layanan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mencatat 22 pengunjung, serta layanan perpustakaan dan layanan umum yang masing-masing sebanyak 15 pengunjung.
Sementara layanan pengaduan tercatat digunakan oleh tiga orang.
“Dari total 345 kunjungan, hampir 85 persennya itu untuk konsultasi. Sisanya baru layanan DTSEN, perpustakaan, layanan umum, dan pengaduan,” katanya.
Data kunjungan tersebut tercatat dalam dashboard monitoring pengunjung Pelayanan Statistik Terpadu (PST) BPS dan Layanan Kompak BPS di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Blitar.
Hanung menjelaskan, konsultasi yang dilakukan masyarakat sebagian besar berkaitan dengan DTSEN dan kemudian berlanjut pada permintaan pembaruan data.
“Dari yang konsultasi ini sebagian besar juga konsultasi terkait DTSEN. Ujungnya ke updating DTSEN, Mas,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.