Mengulas Blitar Kawentar Sebagai Lagu Daerah
Lagu Blitar Kawentar menjadi lagu daerah Kota Blitar lantaran mengandung muatan sejarah hingga semangat juang.
Poin Penting
- Pemkot Blitar resmikan lagu Blitar Kawentar sebagai lagu daerah.
- Blitar Kawentar dinilai muat identitas Kota Blitar.
- Pembelian hak cipta jadi penghormatan bagi seniman lokal.
Kabar Blitar – Pemerintah Kota Blitar resmi menetapkan lagu “Blitar Kawentar” sebagai lagu khas daerah Kota Blitar.
Penetapan ini dilakukan setelah Pemkot Blitar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) membeli hak cipta lagu tersebut dari penciptanya, almarhum Anjar Ani, sebagai bentuk pengakuan sekaligus pelestarian karya seni daerah.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Diskominfotik Kota Blitar. Dalam keterangan unggahan disebutkan bahwa pembelian hak cipta lagu “Blitar Kawentar” telah ditandatangani secara resmi bersamaan dengan agenda peletakan batu pertama Landasan Pesawat Tempur Museum PETA pada Kamis, 10 Oktober 2022.
Lagu “Blitar Kawentar” dinilai merepresentasikan identitas dan karakter Kota Blitar. Melalui lirik berbahasa Jawa, lagu ini menggambarkan kondisi geografis, nilai sejarah, serta semangat perjuangan masyarakat Blitar, termasuk kisah perlawanan PETA pada masa penjajahan Jepang.
Liriknya juga menyinggung sejumlah simbol penting Blitar, seperti Gunung Kelud, Candi Penataran sebagai peninggalan Majapahit, hingga sosok Bung Karno yang memiliki keterikatan sejarah kuat dengan Blitar.
Dalam bait-bait lagunya, “Blitar Kawentar” menegaskan Blitar sebagai kota kecil yang memiliki peran besar dalam sejarah bangsa.
Lagu ini tidak hanya mengangkat kebanggaan lokal, tetapi juga menanamkan nilai patriotisme, semangat juang, dan kecintaan terhadap daerah asal.
Pembelian hak cipta lagu ini juga dimaknai sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap karya seniman lokal.
Almarhum Anjar Ani dikenal sebagai pencipta lagu-lagu berbahasa Jawa yang sarat makna dan nilai kebudayaan.
Dengan kepemilikan hak cipta secara resmi, Pemkot Blitar dapat menggunakan lagu “Blitar Kawentar” secara luas dalam berbagai kegiatan resmi, promosi daerah, hingga acara kebudayaan tanpa kendala hukum.
Penetapan “Blitar Kawentar” sebagai lagu khas daerah diharapkan mampu memperkuat identitas Kota Blitar di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi sejarah dan budaya bagi generasi muda.
Lagu ini juga diharapkan dapat terus dikenalkan dan dinyanyikan dalam berbagai momentum, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan diwariskan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Blitar menegaskan komitmennya dalam menjaga, melestarikan, dan mengangkat kekayaan seni serta budaya lokal sebagai bagian dari jati diri daerah.
Lirik lagu Blitar Kawentar yang jadi lagu khas daerah Kota Blitar.
Blitar kutho cilik sing kawentar
Edi peni Gunung Kelud sing ngayomi
Blitar jaman Jepang nate gempar
Peta brontak sing dipimpin Supriyadi
Blitar nyimpen awune sang noto
Majapahit ning Candi Panataran
Blitar nyimpen layone Bung Karno
Proklamator lan presiden kang kapisan
Ono crito jare Patih Gajah Mada
Ingkang bisa nyawijikne nuswantoro
Lan ugo Bung Karno sing kondang kaloko
Eneng tlatah Blitar lahir cilik mula
Ora mokal Blitar dadi kembang lambe
Ora mokal akeh sing podo nyatakne
Yen ta geni murup akeh semangate
Yen ta banyu nukulake patriote
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.