Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Blitarpedia

Misteri Makam Gantung Blitar Milik Eyang Djojodigdo

Makam Gantung di Kota Blitar memiliki bentuk yang unik dan kisah misteri yang menyelimutinya.

Misteri Makam Gantung Blitar Milik Eyang Djojodigdo
Makam Gantung Eyang Djojodigdo di Blitar

Poin Penting

  • Makam Gantung di Blitar memiliki keunikan.
  • Diduga adalah makam Eyang Djojodigdo.
  • Konon katanya pemilik makam pemilik ajian pancasona.

Kabar Blitar – Blitar memiliki beragam situs bersejarah yang sarat nilai budaya, salah satunya Makam Gantung Eyang Djojodigdo. 

Makam ini dikenal unik karena posisi pusaranya tidak bersentuhan langsung dengan tanah, berbeda dengan makam pada umumnya. 

Berada di wilayah Kota Blitar, lokasi ini kerap diziarahi masyarakat yang meyakini adanya nilai spiritual dari sosok Eyang Djojodigdo.

Keunikan Makam Eyang Djojodigdo terletak pada posisi makam yang seolah menggantung. Pusara tersebut tidak menempel di tanah, melainkan berada di dalam peti yang disangga oleh empat tiang. 

Kepercayaan yang berkembang di masyarakat menyebutkan, kondisi tersebut berkaitan dengan ajian Ilmu Pancasona, yang diyakini mampu membuat seseorang hidup kembali apabila jasadnya bersentuhan dengan tanah.

Untuk menghindari hal tersebut, jasad Eyang Djojodigdo dimakamkan dengan cara khusus agar tidak menyentuh tanah. 

Selain itu, makam ini juga memiliki nisan berbahan batu marmer yang diukir dengan aksara Jawa. Ukiran tersebut memuat informasi mengenai tanggal kelahiran serta wafatnya Eyang Djojodigdo.

Dalam cerita yang beredar, Eyang Djojodigdo dikenal sebagai seorang patih yang memiliki kesaktian luar biasa dan disebut pernah terlibat dalam perlawanan terhadap penjajahan Belanda. 

Konon, ia beberapa kali ditangkap dan dijatuhi hukuman mati, namun selalu muncul kembali di tengah masyarakat. Kisah-kisah inilah yang membuat makamnya dianggap keramat oleh sebagian kalangan.

Di area makam juga terdapat baju kebesaran serta senjata pusaka yang diyakini pernah digunakan Eyang Djojodigdo semasa hidup. 

Keberadaan benda-benda tersebut semakin memperkuat kesan mistis sekaligus menambah daya tarik Makam Gantung bagi para peziarah.

Sebagai destinasi wisata religi dan sejarah, Makam Gantung Eyang Djojodigdo menjadi salah satu tujuan yang menarik di Blitar. 

Keunikan bentuk makam serta kisah sejarah yang menyertainya menjadikan lokasi ini bagian dari kekayaan budaya daerah yang patut dijaga dan dilestarikan.

Dengan latar cerita dan keistimewaannya, Makam Gantung tidak hanya berfungsi sebagai tempat ziarah, tetapi juga menjadi destinasi wisata budaya yang menyimpan nilai sejarah dan misteri. 

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Blitar, situs ini dapat menjadi pilihan untuk mengenal lebih dekat warisan sejarah yang dimiliki daerah tersebut.

#Eyang Djojodigdo #Makam Gantung Blitar

Komentar 0

Baca Juga