Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Ekonomi

Nilai Ekspor Kabupaten Blitar Melejit

Produk lokal berupa kerajinan jadi tulang punggung dalam menopang peningkatan nilai ekspor di Kabupaten Blitar.

Nilai Ekspor Kabupaten Blitar Melejit
Salah satu produk unggulan bagi nilai ekspor Kabupaten Blitar.

Poin Penting

  • Nilai ekspor Kabupaten Blitar capai Rp 17,99 miliar.
  • Naik Rp 3,19 dari nilai ekspor tahun 2024.
  • Kendang jimbe jadi produk unggulan bagi nilai ekspor Kabupaten Blitar.

Kabar Blitar – Nilai ekspor Kabupaten Blitar sepanjang tahun 2025 mencatatkan tren pertumbuhan positif dibandingkan capaian tahun sebelumnya. 

Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar menunjukkan, total nilai ekspor selama 2025 mencapai Rp 17.990.227.397. 

Angka tersebut meningkat cukup tajam dari realisasi ekspor tahun 2024 yang berada di kisaran Rp 14,8 miliar.

Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi, menilai peningkatan ini menjadi sinyal baik bagi kinerja perdagangan luar negeri daerah. 

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran pelaku usaha lokal yang konsisten menjaga mutu produk, sekaligus dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program fasilitasi ekspor.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2024, nilai ekspor tahun 2025 memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan," ujar Darmadi.

"Hal ini menjadi indikator bahwa produk unggulan Kabupaten Blitar masih memiliki daya saing di pasar internasional,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, sektor industri kreatif dan manufaktur berbasis kerajinan masih menjadi tulang punggung ekspor Kabupaten Blitar. 

Komoditas kendang jimbe tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan nilai ekspor lebih dari Rp 14,9 miliar. 

Produk tersebut dihasilkan oleh pabrik yang beroperasi di wilayah Kabupaten Blitar dengan negara tujuan utama China.

Selain kendang jimbe, komoditas tembakau iris juga memberikan kontribusi cukup signifikan dengan nilai ekspor lebih dari Rp 1,26 miliar yang dikirim ke Kamboja. 

Sementara itu, produk furnitur menyumbang nilai ekspor sekitar Rp 1,04 miliar dengan tujuan pasar Amerika Serikat.

Dari sektor lainnya, tanaman hias turut berkontribusi terhadap nilai ekspor daerah. Sepanjang 2025, nilai ekspor tanaman hias tercatat mencapai Rp 214,7 juta yang dipasarkan ke Hongkong dan Singapura.

Darmadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya mendorong peningkatan kinerja ekspor melalui berbagai program pembinaan. 

Salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan audisi dan inkubasi ekspor atau ADI ekspor yang digelar secara rutin setiap tahun bekerja sama dengan Export Center Surabaya. 

Melalui program tersebut, pelaku usaha dibekali peningkatan kapasitas, mulai dari kualitas produk, pengemasan, hingga pemenuhan standar ekspor, termasuk untuk produk makanan yang kini mulai difasilitasi agar mampu menembus pasar internasional.

#Kendang Jimbe #Nilai Ekspor

Komentar 0

Baca Juga