Pasar Kesamben Blitar Hampir Jadi, Pedagang Masih Menunggu Penataan Sebelum Kembali
Pembangunan kembali Pasar Kesamben Kabupaten Blitar telah mencapai 65 persen hingga Oktober 2026 dan ditargetkan rampung akhir Desember dengan anggaran sekitar Rp63 miliar.
Poin Penting
Pembangunan Pasar Kesamben Kabupaten Blitar mencapai 65 persen.
Proyek senilai Rp63 miliar tersebut dirancang untuk tampung 755 pedagang.
Pemkab Blitar menargetkan pasar mulai sepenuhnya ditempati pedagang pada awal 2027.
Kabar Blitar – Pembangunan kembali Pasar Kesamben Kabupaten Blitar telah mencapai 65 persen hingga Oktober 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir Desember mendatang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Darmaji, mengatakan progres tersebut masih sesuai dengan jadwal pengerjaan yang telah disepakati bersama penyedia jasa.
“Progresnya alhamdulillah sesuai dengan rencana. Informasi terakhir dari pihak penyedia pengerjaannya sudah mencapai 65 persen,” ujar Darmaji, Kamis (8/10/2026).
Proyek pembangunan pasar yang dibiayai pemerintah pusat tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp63 miliar.
Selain mengejar penyelesaian fisik, aspek aksesibilitas menjadi salah satu catatan dalam pembangunan pasar yang ditargetkan menampung 755 pedagang tersebut.
Darmaji mengatakan Bupati Blitar Rijanto meminta agar fasilitas pasar dapat digunakan dengan lebih mudah oleh seluruh kelompok masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.
“Pak Bupati menyarankan agar bangunan pasar harus ramah lansia dan ramah disabilitas. Terutama penambahan pegangan tangan (handrail) di akses tangga maupun jalur naik-turun pengunjung,” tegas Darmaji.
Pasar Kesamben dirancang terdiri atas dua lantai dengan fasilitas semi-basement yang memiliki pembagian fungsi berdasarkan jenis aktivitas perdagangan.
Area semi-basement akan digunakan untuk aktivitas pedagang pasar pagi, sedangkan lantai atas diperuntukkan bagi pedagang barang kering dan kawasan kuliner.
Pembangunan pasar tersebut dilakukan setelah Pasar Kesamben mengalami kebakaran pada 2022 lalu.
Darmaji mengatakan setelah pembangunan fisik rampung pada Desember 2026, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus diselesaikan sebelum pedagang kembali menempati pasar.
“Setelah proyek selesai Desember, masih ada tahapan penataan pedagang dan persiapan teknis lainnya. Kami upayakan awal tahun depan pasar sudah bisa sepenuhnya ditempati pedagang,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.