Pemkot Blitar Ajukan 300 Unit Becak Listrik Tambahan, Perluasan Kini Sasar Seluruh Pengayuh
Pemerintah Kota Blitar kembali mengusulkan tambahan 200–300 becak listrik untuk pengayuh becak konvensional di Kota Blitar secara bertahap.
Poin Penting
- Pemkot usulkan tambahan 200–300 becak listrik
- Tahap awal diprioritaskan bagi pengayuh lansia
- Pendataan penerima bantuan masih dibuka
Kabar Blitar – Pemerintah Kota Blitar kembali mengusulkan tambahan bantuan becak listrik bagi para pengayuh becak konvensional.
Setelah tahap awal diprioritaskan untuk pengemudi lanjut usia, program berikutnya diproyeksikan menyasar seluruh tukang becak di Kota Blitar.
Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, mengatakan proses pendataan penerima bantuan masih terus dilakukan agar penyaluran tepat sasaran.
“Upaya kami semua tukang becak ini bisa mendapatkan becak listrik. Karena itu pendataan masih terus dibuka,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, bantuan becak listrik pada tahap pertama memang difokuskan untuk pengayuh becak berusia di atas 60 tahun. Namun, pada tahap selanjutnya pemerintah berharap cakupan penerima dapat diperluas.
“Kalau tahap pertama memang untuk lansia. Ke depan harapannya seluruh tukang becak bisa menerima,” katanya.
Pemkot Blitar disebut kembali mengajukan tambahan bantuan sekitar 200 hingga 300 unit becak listrik.
Langkah ini dilakukan karena jumlah becak konvensional di Kota Blitar masih cukup banyak, terutama di kawasan wisata.
“Saya sering lewat kawasan Makam Bung Karno, masih banyak becak konvensional. Karena itu kami mengupayakan elektrifikasi becak,” tambahnya.
Elim menuturkan, program tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto, terhadap para pengayuh becak.
Sementara proses penyaluran bantuan dilakukan melalui yayasan yang telah ditunjuk pemerintah. “Ini bentuk perhatian Presiden RI Prabowo Subianto kepada para pengayuh becak. Penyalurannya melalui yayasan,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.