Pemkot Siapkan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Lulusan Perguruan Tinggi
Pemkot Blitar segera sediakan pelatihan kewirausahaan untuk bekali alumni perguruan tinggi dengan keterampilan praktis agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha.
Poin Penting
- Pelatihan kewirausahaan ditujukan untuk lulusan perguruan tinggi.
- Pelatihan ditujukan untuk menyiapkan generasi yang siap bekerja atau merintis usaha.
- Tujuannya agar mampu membaca peluang, berinovasi, serta mengambil keputusan.
Kabar Blitar – Pemerintah Kota Blitar menyiapkan program pelatihan kewirausahaan yang menyasar lulusan perguruan tinggi.
Program ini dirancang sebagai upaya membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menilai, bekal akademik saja tidak lagi cukup bagi lulusan perguruan tinggi di tengah persaingan yang semakin ketat.
Menurutnya, kemampuan praktik, pengalaman lapangan, serta sikap mandiri justru menjadi faktor penting yang menentukan kesiapan lulusan memasuki dunia profesional.
"Kami ingin lulusan perguruan tinggi tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktik dan kemandirian,” ujar Syauqul, Selasa (6/1).
Ia menjelaskan, melalui pelatihan kewirausahaan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai pilihan karier setelah lulus.
Dengan pengalaman dan simulasi yang didapatkan selama pelatihan, lulusan dinilai tidak lagi gamang dalam menentukan langkah, apakah akan bekerja di sektor formal atau mengembangkan usaha sendiri.
"Ketika keluar dari kampus, mereka sudah punya kesiapan mau bekerja atau berusaha di bidang apa karena sudah terlatih,” katanya.
Syauqul juga menyoroti pendekatan pendidikan yang selama ini masih terlalu berfokus pada penguasaan teori.
Menurutnya, pola tersebut sudah kurang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha saat ini yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi.
Lulusan perguruan tinggi dituntut mampu membaca peluang, berinovasi, serta mengambil keputusan secara mandiri.
Ia menegaskan, dunia kerja tidak hanya membutuhkan individu dengan nilai akademik baik, tetapi juga sumber daya manusia yang kreatif, fleksibel, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
Karena itu, pelatihan kewirausahaan dinilai menjadi salah satu solusi untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata di lapangan.
"Sekarang yang dibutuhkan bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kesiapan dan kreativitas,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.