Pengendara Kawasaki Ninja Meninggal Dunia Usai Mengalami Kecelakaan Tunggal di Blitar
Pengendara Kawasaki Ninja mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Umum Dusun Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.
Poin Penting
- Kecelakaan tunggal menimpa pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja.
- Motor lepas kendali dan mengalami slip sebelum menabrak pembatas jalan.
- Korban sempat mendapat perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Kabar Blitar – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Dusun Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Jumat (16/1/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, menjelaskan kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi N 4585 TEB.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh MSM (38), seorang karyawan swasta asal Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
“Pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja N 4585 TEB atas nama MSM mengalami kecelakaan tunggal di jalan provinsi wilayah Dusun Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung,” ujar AKP Samsul Anwar.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat menuju timur.
Saat memasuki lokasi kejadian, kendaraan berjalan tidak terkendali dan mengarah ke kanan jalan. “Sesampainya di TKP, sepeda motor berjalan tidak terkendali, kemudian mengalami selip dan terjatuh hingga menabrak pembatas jalan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RS Mardi Waluyo Kota Blitar, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban mengalami luka pada kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkap AKP Samsul.
Dalam peristiwa kecelakaan tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Sementara itu, dari hasil penyelidikan awal, faktor manusia diduga menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan.
“Kesimpulan awal, kecelakaan diduga disebabkan faktor manusia, yakni pengendara kurang konsentrasi saat mengemudi,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga konsentrasi, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, terutama saat melintas di jalur-jalur rawan kecelakaan.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.