Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Ekonomi

Rantai Pasok MBG Diperkuat, Ekonomi Peternak Blitar Berpotensi Tumbuh

Peternak lokal di Kabupaten Blitar disiapkan menjadi pemasok utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kerja sama antara koperasi peternak dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Disnakkan Kabupaten Blitar bersama Badan Gizi Nasional mempercepat penyusunan PKS guna memperkuat rantai pasok pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak daerah.

Rantai Pasok MBG Diperkuat, Ekonomi Peternak Blitar Berpotensi Tumbuh
Koordinasi terkait PKS anatar Peternak di Blitar dan SPPG. (Dok. Disnakkan Kabupaten Blitar).

Poin Penting

  • Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar bersama Badan Gizi Nasional mempercepat penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara koperasi peternak dan SPPG untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
  • Skema distribusi bahan pangan ke SPPG akan disesuaikan dengan wilayah kerja koperasi dan jumlah anggota peternak agar pasokan berjalan merata serta lebih efektif.
  • Keterlibatan peternak lokal dalam rantai pasok Program MBG diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan program nasional sekaligus meningkatkan pendapatan peternak dan menggerakkan perekonomian daerah.

Kabar Blitar – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengakselerasi keterlibatan peternak lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu langkah yang saat ini diprioritaskan adalah percepatan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara koperasi peternak dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kabid Budidaya dan Pengembangan Peternakan Disnakkan Kabupaten Blitar, Andy Mulya, menjelaskan bahwa pembahasan tersebut menjadi agenda utama dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Disnakkan Kabupaten Blitar.

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya dibahas bersama Wakil Bupati Blitar di Kanigoro.

Dalam rapat tersebut hadir perwakilan Tim BGN Pusat, Disnakkan Kabupaten Blitar, Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar, Bappeda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Koordinator Wilayah MBG Blitar.

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya. Tim BGN memberikan arahan agar segera dilakukan penyusunan PKS antara peternak yang tergabung dalam koperasi dengan pihak SPPG,” kata Andy Mulya.

Menurutnya, mekanisme distribusi pasokan bahan pangan ke masing-masing SPPG nantinya akan disesuaikan dengan wilayah kerja koperasi maupun jumlah anggota yang dimiliki.

Skema tersebut disiapkan agar distribusi kebutuhan pangan berjalan merata sekaligus memberikan kesempatan usaha yang lebih luas bagi peternak lokal.

“Pembagian wilayah pemasokan ke SPPG akan menyesuaikan jangkauan koperasi dan jumlah anggotanya sehingga distribusi bisa lebih efektif,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan program, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Sekretariat Daerah juga telah menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada koperasi peternak dan pengelola SPPG.

Surat tersebut menjadi dasar koordinasi sekaligus pedoman pelaksanaan kerja sama di lapangan.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap peternak lokal dapat berperan lebih besar dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan program nasional, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

#MBG Blitar #SPPG di Blitar #Telur Blitar

Komentar 0

Baca Juga