Ritual Sakral Jelang Imlek, Puluhan Patung Dewa di Klenteng Poo An Kiong Blitar Dibersihkan
Sambut perayaan perdana Imlek saat Klenteng Poo An Kiong Blitar bangkit pasca kebakaran, umat Tionghoa lakukan pembersihan puluhan patung dewa.
Poin Penting
- Umat Tionghoa di Blitar berbondong-bondong siapkan Imlek.
- Puluhan patung dewa di Klenteng Poo An Kiong Blitar dibersihkan.
- Imlek 2026 jadi perayaan perdana di Klenteng Poo An Kiong pasca kebakaran.
Kabar Blitar – Puluhan patung dewa di Klenteng Poo An Kiong, Kota Blitar, menjalani ritual pembersihan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Jumat (13/2/2026).
Tradisi tahunan ini dilakukan dengan memandikan patung-patung dewa yang memiliki beragam ukuran menggunakan air bunga, sebagai simbol penyucian dan penyambutan tahun baru.
Prosesi pembersihan melibatkan pengurus klenteng bersama umat Tionghoa yang bergotong royong membersihkan seluruh area Klenteng Poo An Kiong.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan patung-patung dewa serta perlengkapan ibadah lainnya yang ada di dalam klenteng.
Ritual ini merupakan bagian dari tradisi budaya yang rutin dilakukan setiap menjelang Imlek. Tidak hanya membersihkan tempat ibadah, tradisi tersebut juga dimaknai sebagai upaya membersihkan diri dan rumah, agar memasuki tahun baru dengan hati dan lingkungan yang bersih.
“Hari ini kami melaksanakan tradisi budaya untuk bersih-bersih. Dimulai dari bersih diri, rumah dan tempat ibadah. Sesuai kesepakatan, kami melaksanakan bersih-bersih kiem sien (patung dewa) dan seluruhnya,” kata Rohaniawan Klenteng Poo An Kiong, Endang Titis Bodro Triwarsi, Kamis (12/2/2026).
Titis menjelaskan, puluhan patung dewa yang dibersihkan memiliki ukuran beragam, mulai dari kecil hingga besar.
Proses pembersihan dilakukan dengan menggunakan kuas dan kain lap untuk menghilangkan debu, sebelum kemudian patung-patung tersebut dicuci menggunakan air hingga bersih.
“Setelah dibersihkan dan dikeringkan, patung-patung itu ditata kembali di tempat semula. Para jemaat juga membersihkan seluruh ruangan di dalam Klenteng,” terangnya.
Agenda pembersihan ini menjadi rutinitas tahunan menjelang Imlek. Sembahyang menyambut pergantian Tahun Baru Imlek dijadwalkan berlangsung pada 16 Februari mendatang.
Tahun ini, perayaan Imlek terasa lebih istimewa karena untuk pertama kalinya dapat dilaksanakan di bangunan baru Klenteng Poo An Kiong.
Titis pun menyampaikan rasa syukur atas tersedianya tempat ibadah yang lebih representatif. Sebelumnya, aktivitas ibadah masih dilakukan di ruko dengan ruang terbatas. Kini, Klenteng Poo An Kiong telah memiliki bangunan yang lebih luas dan nyaman.
“Tentu kami bersyukur karena saat ini sudah bisa beribadah di Klenteng Poo An Kiong lagi, karena sebelumnya masih di ruko yang tempatnya terbatas. Tapi sekarang bangunan Klenteng Poo An Kiong sudah cukup luas dan bagus untuk kami beribadah,” tandasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.