Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Blitarpedia

Sering Disebut Brang Kidul, Kawasan Blitar Selatan Menyimpan Surga Wisata dan Budaya

Brang Kidul merupakan kawasan selatan Kabupaten Blitar yang mencakup tujuh kecamatan. Wilayah ini dikenal memiliki deretan pantai, budaya pesisir, bentang alam karst, serta potensi wisata yang berkembang berkat Jalur Lintas Selatan (JLS).

Sering Disebut Brang Kidul, Kawasan Blitar Selatan Menyimpan Surga Wisata dan Budaya
Salah satu garis pembeda Brang Kidul. (KBRB)

Poin Penting

  • Brang Kidul adalah sebutan untuk wilayah selatan Kabupaten Blitar yang berada di seberang selatan Sungai Brantas dan meliputi Kecamatan Kademangan, Sutojayan, Panggungrejo, Binangun, Wonotirto, Bakung, dan Wates.
  • Kawasan Brang Kidul memiliki potensi wisata unggulan seperti Pantai Tambakrejo, Pantai Serang, dan Pantai Pangi, serta kaya akan tradisi budaya pesisir seperti larung sesaji.
  • Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) memperkuat konektivitas kawasan Brang Kidul, membuka akses menuju destinasi wisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Blitar.

Kabar Blitar – Bagi masyarakat Kabupaten Blitar, istilah "Brang Kidul" sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam bahasa Jawa, Brang Kidul berarti "Seberang Selatan", yakni sebutan untuk wilayah Kabupaten Blitar yang berada di sisi selatan aliran Sungai Brantas.

Sungai Brantas menjadi pembatas alami yang membagi Kabupaten Blitar menjadi dua kawasan besar. Wilayah di sebelah utara dikenal sebagai Brang Lor, sedangkan daerah di sebelah selatan disebut Brang Kidul.

Pembagian ini bukan sekadar penanda geografis, tetapi juga telah menjadi identitas budaya masyarakat setempat.

Secara administratif, kawasan Brang Kidul meliputi tujuh kecamatan, yakni Kademangan, Sutojayan, Panggungrejo, Binangun, Wonotirto, Bakung, dan Wates.

Kawasan ini memiliki karakter alam yang berbeda dibandingkan wilayah utara Kabupaten Blitar.

Jika kawasan utara didominasi tanah vulkanik yang subur akibat pengaruh Gunung Kelud, Brang Kidul justru didominasi bentang alam perbukitan kapur atau karst.

Kondisi tersebut membuat sebagian wilayah selatan memiliki tingkat kesuburan yang lebih rendah dan menghadapi tantangan dalam sektor pertanian. Meski demikian, sejumlah kawasan dataran rendah tetap menjadi lahan produktif bagi masyarakat.

Di balik kondisi geografisnya, Brang Kidul menyimpan potensi wisata yang sangat besar. Berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, kawasan ini memiliki deretan pantai yang menjadi daya tarik utama wisatawan.

Beberapa destinasi yang paling dikenal antara lain Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo, serta Pantai Pangi di Kecamatan Bakung.

Perpaduan tebing kapur, hamparan pasir, dan ombak khas pantai selatan menghadirkan panorama alam yang menjadi ciri khas wilayah Brang Kidul.

Selain wisata bahari, kawasan ini juga menyimpan kekayaan sejarah dan budaya. Berbagai petilasan, situs bersejarah, hingga tradisi masyarakat pesisir masih terus dilestarikan.

Salah satunya adalah tradisi larung sesaji yang rutin digelar sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat kepada Tuhan sekaligus menjaga warisan budaya leluhur.

Perkembangan Brang Kidul semakin pesat seiring pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan sejumlah kawasan pesisir selatan Jawa Timur.

Infrastruktur tersebut membuka akses menuju berbagai destinasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan potensi wisata alam, budaya, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang, Brang Kidul kini menjadi salah satu kawasan strategis di Kabupaten Blitar yang diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di wilayah selatan.

#Blitar Selatan #Brang Kidul Blitar

Komentar 0

Baca Juga