Sidak Pasar Hewan Jelang Idul Adha, DKPP Blitar Temukan 16 Sapi Terjangkit Cacing
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar menemukan 16 sapi terindikasi helminthiasis saat sidak Pasar Hewan Dimoro menjelang Idul Adha 2026.
Poin Penting
- DKPP Blitar temukan 16 sapi terindikasi cacing
- Gejala meliputi tubuh kurus dan mata berair
- Peternak diminta rutin beri obat cacing
Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan pemeriksaan kesehatan ternak telah dilakukan secara intensif sejak awal Mei untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
“Pengecekan dilakukan mulai dari suhu tubuh, kondisi fisik hingga usia ternak. Ini untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan benar-benar sehat,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 16 sapi yang terindikasi terjangkit parasit cacing jenis helminthiasis.
Ternak yang terpapar umumnya menunjukkan gejala seperti tubuh kurus dan lemah, bulu kusam dan kaku, mata sayu dan berair, serta kondisi perut yang tampak buncit.
Sebagai langkah penanganan awal, petugas langsung memberikan perawatan pada ternak yang terindikasi, termasuk penanganan pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan.
Selain itu, DKPP meminta peternak rutin memberikan obat cacing, terutama pada hewan yang akan dijadikan kurban.
“Kita temukan parasit cacing jenis helminthiasis sekitar 16 di sapi. Untuk penanganan cacing khususnya hewan yang hendak dikurbankan 2 bulan sebelumnya harus diberikan obat cacing atau setiap 2 bulan sekali,” terang Dewi.
DKPP juga mengimbau peternak lebih memperhatikan kebersihan kandang, kualitas pakan, dan pemeriksaan kesehatan ternak secara berkala.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran parasit yang dapat memengaruhi kesehatan ternak dan kualitas daging kurban.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.