Wajib Kebut-Kebutan, DPRD Kota Blitar Minta Pembangunan Joko Pangon Tembus 25 Persen Awal Oktober
Pembangunan Ecopark Joko Pangon di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, baru mencapai progres 6,8 persen dan DPRD Kota Blitar meminta pekerjaan dikebut dengan target progres 20–25 persen pada awal Oktober 2026.
Poin Penting
Proyek Ecopark Joko Pangon Kota Blitar telan anggaran Rp3,078 miliar.
Progres pembangunan proyek baru 6,8 persen.
DPRD Kota Blitar minta proyek dikebut jadi 25 persen di awal Oktober.
Kabar Blitar – Pembangunan Ecopark Joko Pangon di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, diminta dikebut karena progres pekerjaan hingga pemantauan terakhir baru mencapai 6,8 persen.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto mengatakan progres tersebut masih perlu dikejar agar pembangunan proyek senilai Rp3,078 miliar dapat berjalan sesuai target.
“Masih 6,8 persen. Kalau catatan konsultan pengawas ini masih 5 persen yang penting nanti progresnya bisa dikejar,” ujarnya.
Komisi III menargetkan progres pembangunan sudah berada di kisaran 20 hingga 25 persen pada awal Oktober 2026.
“Awal Oktober nanti kami datangi lagi, setidaknya 20 sampai 25 persen ini harus diwujudkan,” jelasnya.
Selain mengejar progres, DPRD juga memberikan sejumlah catatan terhadap pekerjaan fisik di lokasi proyek.
Salah satunya berkaitan dengan material yang digunakan, terutama pasir untuk pengerukan yang diminta menggunakan material dari Sungai Brantas.
Dewan juga meminta sejumlah spesifikasi atau ukuran pekerjaan disesuaikan agar hasil pembangunan memenuhi ketentuan teknis.
“Terus ada beberapa yang perlu diperbaiki terkait spek atau ukuran juga harus tepat, sehingga kualitas bangunan lebih kuat,” katanya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.