Waspada Cuaca Panas Ekstrem, Ternak Ayam Rentan Terjadi Heat Stress
Cuaca panas picu heat stress pada unggas di Blitar. Disnakkan mengingatkan peternak untuk menjaga ventilasi kandang, pemberian vitamin, dan kebersihan guna mencegah penurunan produktivitas.
Poin Penting
- Unggas rentan mengalami heat stress akibat suhu kandang di atas 28 derajat celsius.
- Ventilasi kandang penting untuk menjaga sirkulasi udara dan mencegah penyakit pernapasan.
- Peternak diminta rutin memberi vitamin dan menjaga kebersihan kandang.
Kabar Blitar – Di tengah kenaikan suhu udara yang mulai menyengat saat memasuki musim kemarau, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memberikan perhatian khusus kepada para peternak unggas.
Jenis ternak ini dinilai paling rentan mengalami gangguan kesehatan serius akibat cuaca panas ekstrem atau fenomena heat stress.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar, Lusia Adityaningtyas, menjelaskan bahwa secara biologis ayam memiliki karakteristik berbeda dibandingkan mamalia.
Ayam tidak memiliki kelenjar keringat, sehingga kesulitan menurunkan suhu tubuh saat kondisi lingkungan meningkat.
"Ayam hanya bisa mengeluarkan panas tubuh melalui proses pernapasan dan penguapan. Hal ini membuat mereka sangat rentan jika suhu di dalam kandang melebihi ambang batas 28 derajat celsius," ungkapnya saat memberikan edukasi kepada peternak.
Kondisi cuaca yang ekstrem tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik ternak, tetapi juga berpotensi menurunkan produktivitas, baik dari sisi produksi telur maupun daging.
Oleh karena itu, peternak diimbau untuk memastikan sistem ventilasi kandang berjalan optimal agar tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan ayam.
Sirkulasi udara yang baik dinilai sangat penting untuk menekan kadar amonia dan debu di dalam kandang yang dapat memicu gangguan pernapasan kronis, yang kerap dikenal sebagai penyakit ngorok pada ayam.
Sebagai langkah pencegahan, Disnakkan menyarankan peternak untuk rutin memberikan suplemen vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak.
Selain itu, kebersihan kandang melalui desinfeksi berkala serta ketersediaan air minum yang bersih dan sejuk juga harus diperhatikan.
"Jika peternak menemukan gejala klinis seperti ternak terlihat lesu, tidak aktif, atau nafsu makan menurun drastis, segera lakukan pemeriksaan kesehatan intensif," tegasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.