130 ASN Pemkot Blitar Pensiun 2026, Pelayanan Ditopang PPPK
BKPSDM Kota Blitar pastikan pelayanan publik tetap optimal meski 130 ASN pensiun pada 2026, ditopang pengangkatan 191 PPPK.
Poin Penting
- Sebanyak 130 ASN Pemkot Blitar pensiun sepanjang 2026, naik dari 129 orang pada 2025.
- BKPSDM andalkan 191 PPPK yang diangkat pada 2025 untuk menutup kekosongan tenaga akibat pensiun.
- Kekosongan jabatan struktural sudah diisi lewat rotasi; hanya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang masih kosong.
KBRB – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu meski sebanyak 130 aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun sepanjang 2026.
Untuk menjaga kinerja pemerintahan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar telah menyiapkan strategi melalui pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta rotasi jabatan di sejumlah posisi strategis.
Kepala BKPSDM Kota Blitar Ika Hadi Wijaya mengatakan jumlah ASN yang memasuki masa purna tugas pada 2026 mencapai 130 orang.
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 129 ASN.
Dari total ASN yang pensiun, enam orang merupakan pejabat eselon II, tujuh orang eselon III, dan 11 orang eselon IV.
Sementara berdasarkan jabatan fungsional dan pelaksana, pensiunan didominasi guru sebanyak 53 orang, disusul tenaga kesehatan 12 orang, tenaga teknis delapan orang, serta tenaga pelaksana 33 orang.
Selain itu, terdapat pula PPPK yang berhenti karena telah memasuki batas usia pensiun maupun meninggal dunia.
"Untuk berdampak pelayanan insyaallah tidak. Karena di tahun 2025 kemarin kita ada pengangkatan PPPK, baik PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu. Sehingga secara kinerja tetap berjalan dan tidak ada masalah," ujar Ika Hadi.
Ia menjelaskan, pada 2025 Pemkot Blitar telah mengangkat 191 PPPK.
Rinciannya terdiri atas 83 PPPK penuh waktu, yakni 75 guru dan delapan tenaga teknis, serta 108 PPPK paruh waktu.
Kehadiran para PPPK tersebut dinilai mampu menutup kebutuhan aparatur yang berkurang akibat pensiun.
Di sisi lain, kekosongan jabatan struktural juga telah diantisipasi melalui rotasi pejabat.
Beberapa posisi yang sudah terisi antara lain Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta jabatan asisten di lingkungan Sekretariat Daerah.
"Saat ini hanya jabatan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang masih kosong dan menunggu proses pengisian sesuai ketentuan," jelasnya.
Ika Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di lingkungan Pemkot Blitar.
"Pemerintah Kota Blitar sangat berterima kasih kepada teman-teman ASN yang memasuki masa purna tugas. Kami berharap beliau-beliau tetap dapat menyumbangkan pikiran maupun tenaga untuk pembangunan Kota Blitar demi menuju Kota Blitar, Kota Masa Depan," katanya.
BKPSDM menegaskan proses regenerasi aparatur akan terus dilakukan secara bertahap agar kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan Pemkot Blitar tetap terpenuhi.
Dengan langkah tersebut, kualitas pelayanan publik diharapkan tetap terjaga meski jumlah ASN yang memasuki masa pensiun terus bertambah setiap tahunnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.