Anggaran UHC Kurang Rp4 Miliar, TPP ASN Kota Blitar Dipotong 15 Persen
Pemkot Blitar memangkas TPP ASN sebesar 15 persen untuk efisiensi anggaran dan memenuhi kebutuhan UHC 2026 yang mencapai Rp29 miliar, dengan kekurangan Rp4 miliar dicukupi melalui APBD Perubahan.
Poin Penting
Pemkot Blitar memangkas TPP ASN sebesar 15 persen.
Pemangkasan untuk penuhi kebutuhan anggaran UHC mencapai sekitar Rp29 miliar.
Sementara APBD murni hanya menyediakan Rp25 miliar untuk UHC.
Kabar Blitar – Pemkot Blitar memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) sebesar 15 persen sebagai bagian dari penyesuaian anggaran.
Tujuannya termasuk untuk mencukupi kebutuhan program Universal Health Coverage (UHC).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, mengatakan kebutuhan anggaran UHC pada 2026 mencapai sekitar Rp29 miliar.
Sementara itu, anggaran yang tersedia dalam APBD murni 2026 hanya sekitar Rp25 miliar sehingga terdapat kekurangan sekitar Rp4 miliar.
“Alasan pemotongan TPP dan penghasilan dialihkan ke UHC karena kekurangan sekitar Rp4 miliar,” kata Heru Eko Pramono.
Menurut Heru, kekurangan anggaran tersebut kemudian dipenuhi melalui APBD Perubahan 2026.
“Kekurangan Rp4 miliar dicukupi melalui APBD Perubahan,” jelasnya.
Pemangkasan TPP ASN menjadi bagian dari langkah efisiensi anggaran yang dilakukan Pemkot Blitar sepanjang 2026.
Secara keseluruhan, Pemkot Blitar mencatat efisiensi anggaran mencapai Rp71,3 miliar.
Meski melakukan efisiensi, Pemkot Blitar tetap mempertahankan sejumlah program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Program tersebut antara lain bantuan sosial, Rastrada, beasiswa mahasiswa, bimbingan belajar, serta dukungan pembiayaan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.