Damkar Blitar Catat 29 Kasus Kebakaran dalam Sebulan, Kebiasaan Bakar Sampah Jadi Momok
Kasus kebakaran di Kabupaten Blitar meningkat menjadi 29 kejadian pada September 2026, naik dari 21 kejadian pada Agustus.
Kasus kebakaran di Kabupaten Blitar meningkat menjadi 29 kejadian pada September 2026, naik dari 21 kejadian pada Agustus.
Kebakaran rumah terjadi di Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Selasa dini hari. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menyebabkan sebagian besar bangunan rumah rusak dan menimbulkan kerugian material sekitar Rp100 juta, meski tidak ada korban jiwa.
Kebakaran hebat melanda gudang sembako di Sutojayan, Kabupaten Blitar, Minggu malam. Dua orang mengalami luka bakar saat menyelamatkan barang, sementara api diduga berasal dari kabel mesin sanyo yang terbakar dan menyambar tabung elpiji serta tumpukan sembako.
Kebakaran rumah milik lansia di Ponggok, Kabupaten Blitar, ditangani Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, dengan dugaan penyebab korsleting listrik dan kerugian mencapai Rp30 juta.
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar mencatat peningkatan kasus kebakaran triwulan I 2026 dengan total kerugian lebih dari Rp3,3 miliar, didominasi kebakaran rumah dan bangunan.
Kebakaran gudang sabut kelapa di Desa Ngoran menyebabkan kerugian hingga Rp100 juta, diduga akibat korsleting listrik dengan api cepat membesar karena material mudah terbakar.
Damkar Blitar mengingatkan bahaya balon udara dan layang-layang saat Lebaran yang berpotensi memicu kebakaran. Warga diminta tidak menerbangkan tanpa pengawasan demi menjaga keselamatan lingkungan.
Seorang pria di Garum, Blitar, nekat membakar toko sembako miliknya usai cek-cok dengan istri akibat miras. Kebakaran menyebabkan kerugian sekitar Rp50 juta, tanpa korban jiwa.