Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Diduga Berawal dari Teko Listrik, Kebakaran Porak-porandakan Rumah Warga di Sanankulon Blitar

Kebakaran rumah terjadi di Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Selasa dini hari. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menyebabkan sebagian besar bangunan rumah rusak dan menimbulkan kerugian material sekitar Rp100 juta, meski tidak ada korban jiwa.

Diduga Berawal dari Teko Listrik, Kebakaran Porak-porandakan Rumah Warga di Sanankulon Blitar
Kebakaran rumah di Sanankulon (Dok. Damkar Kabupaten Blitar)

Poin Penting

  • Kebakaran melanda rumah milik warga Dusun Balong, Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
  • Sementara penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan dengan dugaan awal korsleting listrik.
  • Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta, termasuk rusaknya perabot rumah tangga dan dokumen penting.

Kabar Blitar – Kebakaran melanda rumah milik Joko Purnomo (42), warga Dusun Balong RT 02 RW 04, Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Selasa (9/6/2026) dini hari. 

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar tengah malam.

"Setelah mendapatkan informasi, petugas pemadam langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan bersama aparat terkait dan warga setempat," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 00.15 WIB. Saat itu, seorang tetangga korban, Putriani, mendengar suara gaduh dari luar rumah.

Ketika keluar untuk melihat situasi, ia mendapati api sudah membesar di bagian belakang rumah milik Joko Purnomo.

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera berupaya membangunkan penghuni rumah sekaligus melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Saat kejadian berlangsung, istri korban, Ayu Sulitianingrum, bersama kedua anaknya berusaha menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar.

Kondisi listrik yang padam membuat proses evakuasi sempat mengalami kendala karena suasana rumah dalam keadaan gelap.

Selain membantu penghuni rumah keluar dari lokasi, warga juga berusaha menyelamatkan sejumlah barang yang masih dapat dievakuasi. 

Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba dan langsung melakukan pemadaman bersama personel Polsek Sanankulon, Koramil Sanankulon, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

"Akibat insiden tersebut, kamar belakang dan kamar tengah rumah mengalami kerusakan hingga sekitar 80 persen. Sementara bagian depan rumah terbakar sekitar 75 persen," katanya.

Sejumlah perabotan seperti meja, kursi, lemari, kasur, serta berbagai barang berharga lainnya ikut hangus terbakar.

Beberapa dokumen penting milik korban juga tidak berhasil diselamatkan. Dokumen yang terbakar di antaranya ijazah dan sertifikat yang tersimpan di dalam rumah.

Dari informasi yang diperoleh keluarga korban, sebelum kejadian mertua korban sempat merebus air menggunakan teko listrik dan diduga lupa mematikannya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta,” kata Teddy Prasojo.

#Damkar Kabupaten Blitar #Kebakaran di Blitar

Komentar 0

Baca Juga