Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Kesaksian Warga: Ledakan Petasan di Mushola Udanawu Blitar Terdengar hingga 200 Meter

Warga Desa Bakung, Udanawu, Blitar, dikejutkan ledakan petasan di Mushola Arruba’ yang terdengar hingga radius 200 meter. Dua remaja mengalami luka serius dan masih dalam perawatan, sementara polisi terus melakukan penyelidikan.

Kesaksian Warga: Ledakan Petasan di Mushola Udanawu Blitar Terdengar hingga 200 Meter
Warga terkejut dengar suara ledakan mercon di Udanawu.

Poin Penting

  • Ledakan petasan di Mushola Arruba’, Desa Bakung, terdengar hingga radius sekitar 200 meter.
  • Dua remaja menjadi korban dan mengalami luka serius akibat ledakan tersebut.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab pasti serta kronologi lengkap kejadian.

Kabar Blitar – Kesaksian warga mengungkap detik-detik kepanikan saat terjadi ledakan petasan di Mushola Arruba’ Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. 

Salah satu warga setempat, Ladi, mengaku mendengar suara ledakan cukup keras dari jarak sekitar 200 meter.

Menurutnya, saat kejadian suasana di sekitar lokasi masih tergolong ramai. Ia mengaku terkejut ketika mendengar suara keras yang diduga berasal dari area mushola.

“Jam 11 sampai jam 1 itu ramai di sini. Saya dengar dari sekitar 200 meter. Kaget. Saya kira letusan, tapi rumah siapa tidak tahu,” ujarnya.

Ladi mengaku tidak langsung mendatangi lokasi kejadian karena tidak mengetahui secara pasti sumber suara tersebut. 

Ia memilih tetap berada di rumah hingga akhirnya mendapatkan informasi dari warga lain. “Saya cuma di rumah saja, tidak sempat cek ke sini. Baru tadi tahu,” katanya.

Dari informasi yang ia terima, terdapat dua korban dalam peristiwa tersebut dan keduanya diketahui masih berusia muda.

Keduanya diketahui langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. “Ada dua korban katanya, masih anak-anak. Dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Namun demikian, Ladi mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi terbaru kedua korban. Ia hanya mendapat informasi bahwa keduanya mengalami luka cukup serius. “Tidak jelas kondisinya, tapi katanya dua-duanya parah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di area belakang mushola yang biasa digunakan sebagai tempat kegiatan mengaji anak-anak setiap sore hari. 

Aktivitas tersebut rutin diikuti warga sekitar. “Di belakang mushola itu tempat ngaji. Setiap sore banyak anak-anak di situ,” jelasnya.

Terkait keberadaan korban, Ladi menyebut keduanya merupakan warga sekitar yang dikenal sering berada di lingkungan tersebut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta mengungkap kronologi lengkap kejadian.

#Mercon #Petasan Blitar #Petasan di Blitar

Komentar 0

Baca Juga