Ledakan Petasan di Nglegok, Pemuda 20 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit
Seorang pemuda asal Nglegok, Blitar, mengalami luka serius setelah petasan meledak di tangan. Korban kini dirawat intensif di RSU Aminah dan akan menjalani operasi.
Seorang pemuda asal Nglegok, Blitar, mengalami luka serius setelah petasan meledak di tangan. Korban kini dirawat intensif di RSU Aminah dan akan menjalani operasi.
Bupati Blitar Rijanto menyampaikan keprihatinan atas ledakan petasan di Udanawu yang melukai dua remaja. Ia mengingatkan larangan mercon karena berisiko tinggi dan mengimbau masyarakat menjaga keamanan selama Ramadan.
Kapolres Blitar Kota memastikan ledakan di Desa Bakung, Udanawu, akibat petasan. Dua remaja mengalami luka bakar 35 hingga 40 persen dan masih dirawat intensif, sementara polisi terus menyelidiki lokasi yang diduga tempat perakitan.
Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan petasan di Mushola Arruba’, Desa Bakung, Blitar. Dua korban mengalami luka bakar hingga 45 persen dan masih trauma sehingga belum bisa dimintai keterangan.
Warga Desa Bakung, Udanawu, Blitar, dikejutkan ledakan petasan di Mushola Arruba’ yang terdengar hingga radius 200 meter. Dua remaja mengalami luka serius dan masih dalam perawatan, sementara polisi terus melakukan penyelidikan.
Ledakan petasan terjadi di Mushola Arruba’, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Blitar, Selasa dini hari (17/3/2026). Dua remaja asal Kediri mengalami luka bakar serius dan dirawat di RS Al Ittihad. Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan.
Seorang pemuda berinisial MA (19) ditangkap polisi saat hendak melakukan transaksi 5 kilogram obat mercon di Udanawu, Kabupaten Blitar. Polisi juga menemukan selongsong petasan dan peralatan peracik saat penggeledahan rumah pelaku.
Seorang pelajar SMA asal Kanigoro, Kabupaten Blitar ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota saat transaksi bubuk petasan secara COD di Jalan Musi, Kepanjen Kidul. Remaja 17 tahun itu diduga terlibat peredaran bahan peledak ilegal dan terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.
Polsek Ponggok Polres Blitar Kota mengamankan pemuda berinisial S (20) warga Srengat yang diduga membuat dan menjual bubuk petasan di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok. Polisi menyita satu kilogram bubuk mercon dan masih mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan penjualan bahan peledak tersebut.
Polres Blitar Kota menangkap AP (27), peracik mercon asal Nglegok, pada Selasa malam. Polisi menyita belasan kilogram bahan baku peledak, termasuk 2 kg obat mercon siap edar dan 8,3 kg KCLO. Kasus ini kini dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok bahan baku tersebut.