Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Olahraga

KONI Kota Blitar Dorong Adanya Regenerasi Atlet

KONI Kota Blitar terus melakukan penjaringan atlet baru untuk regenerasi. Namun, sejumlah cabor dinilai masih kesulitan mencari atlet usia dini.

KONI Kota Blitar Dorong Adanya Regenerasi Atlet
Salah satu cabor yang dinaungi oleh KONI Kota Blitar.

Poin Penting

  • Jaring atlet baru untuk lekukan regenerasi.
  • Sejumlah cabor dinilai kesulitan cari atlet muda.
  • KONI Kota Blitar berikan sejumlah cara regenerasi atlet.

Kabar Blitar – Upaya menjaring bibit atlet baru di Kota Blitar masih menghadapi jalan terjal. Sejumlah cabang olahraga mengaku kesulitan menemukan atlet usia dini.

Hal ini menjadi sebuah kondisi yang berpotensi mengganggu kesinambungan prestasi olahraga daerah dalam jangka panjang.

Sekretaris KONI Kota Blitar, Pribadi Utomo, menilai persoalan regenerasi atlet saat ini tidak semata soal sistem pembinaan. Pola pengasuhan keluarga turut menjadi faktor penentu. 

Banyak orang tua lebih memprioritaskan pendidikan akademik anak, mulai dari les tambahan hingga berbagai aktivitas di luar sekolah, sehingga ruang untuk kegiatan olahraga semakin sempit.

“Kondisi ini membuat pencarian atlet usia dini semakin berat. Padahal regenerasi adalah fondasi utama pembinaan olahraga,” ujar Pribadi, Senin (5/1).

Ia mengingatkan, jika situasi tersebut dibiarkan tanpa langkah konkret, cabang olahraga ke depan akan kesulitan menjaga kesinambungan prestasi. 

Karena itu, KONI mendorong seluruh pengurus cabang olahraga untuk tidak bersikap pasif dan hanya menunggu munculnya atlet potensial, melainkan aktif turun ke lapangan.

Salah satu strategi yang dinilai cukup efektif adalah dengan memperkuat kerja sama dengan sekolah. 

Cabang olahraga didorong masuk melalui jalur kegiatan ekstrakurikuler agar anak-anak lebih mengenal olahraga sejak dini, sekaligus memiliki jalur pembinaan yang lebih terarah.

“Cabor harus berani jemput bola. Sosialisasi dan pendekatan ke sekolah menjadi kunci,” jelas Utomo.

Dirinya menambahkan bahwa regenerasi atlet tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan lintas sektor. 

Selain melibatkan Dinas Pendidikan dan Cabang Dinas Pendidikan, peran Kementerian Agama juga dinilai penting agar sekolah-sekolah berbasis keagamaan turut masuk dalam ekosistem pembinaan atlet.

“Kalau semua pihak bisa bergerak bersama, regenerasi atlet di Kota Blitar tentu bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.

#Cabang Olahraga #KONI Kota Blitar

Komentar 0

Baca Juga