Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Korban Luka Bakar hingga 45 Persen, Polisi Dalami Ledakan Petasan di Mushola Udanawu Blitar

Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan petasan di Mushola Arruba’, Desa Bakung, Blitar. Dua korban mengalami luka bakar hingga 45 persen dan masih trauma sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Korban Luka Bakar hingga 45 Persen, Polisi Dalami Ledakan Petasan di Mushola Udanawu Blitar
Polisi saat memeriksa kondisi korban di rumah sakit.

Poin Penting

  • Polisi masih mendalami penyebab ledakan petasan di Mushola Arruba’, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Blitar.
  • Dua korban mengalami luka bakar serius sekitar 35 hingga 45 persen di beberapa bagian tubuh.
  • Dugaan sementara ledakan terjadi saat korban memasukkan mesiu ke dalam selongsong petasan.

Kabar Blitar – Perkembangan terbaru terkait ledakan petasan di Mushola Arruba’ Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. 

Hingga saat ini, motif dan kronologi pasti kejadian belum dapat dipastikan karena kondisi kedua korban yang belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Udanawu, Achmat Rochan, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami apakah kedua korban meracik petasan di lokasi kejadian atau tidak. 

Hal tersebut belum bisa dipastikan lantaran korban masih mengalami trauma serta luka bakar. “Untuk sementara masih kita dalami karena yang bersangkutan masih belum bisa kita interogasi, masih trauma kemudian juga mungkin masih luka bakar,” ujarnya.

Meski demikian, polisi telah mengantongi keterangan awal dari tenaga medis yang menangani korban. 

Berdasarkan informasi dari dokter jaga, saat kedua korban diantar ke rumah sakit oleh orang tuanya, disebutkan bahwa peristiwa terjadi saat korban hendak memasukkan bahan mesiu ke dalam selongsong petasan.

“Tapi menurut keterangan dari dokter jaga pada saat kedua korban tersebut datang diantar oleh orang tuanya, informasinya peristiwa saat akan memasukkan mesiu ke selongsong. Terbukti di TKP juga kita temukan ada sisa-sisa empat selongsong yang masih belum terisi,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, kedua korban diketahui mengalami luka bakar cukup serius. Tingkat luka bakar diperkirakan mencapai sekitar 35 hingga 45 persen, dengan bagian tubuh yang terdampak meliputi kaki, dada, lengan, hingga wajah.

Sementara itu, kerusakan akibat ledakan di lokasi kejadian relatif terbatas. Polisi mencatat kerusakan hanya terjadi pada bagian atap mushola. “Kalau untuk kerusakan musala ini memang ada di atap,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus dengan mengumpulkan bukti tambahan serta menunggu kondisi korban membaik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sebagai informasi, kedua korban merupakan pelajar yakni MZAF (16) dan MAP (19), yang merupakan warga Kabupaten Kediri.

Keduanya berada di TKP yang berada di perbatasan wilayah Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar dan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri.

#Mercon #Petasan Blitar #Petasan di Blitar

Komentar 0

Baca Juga